"Krak..." tendangan Timah kali ini tepat mengenai pergelangan tangan pria kurus, pistol terpelanting dan jatuh tergeletak di lantai dengan pasosi lebih dekat dengan pria kurus. Timah mencoba memberi tendangan lurus mencegah pria kurus memungut pistolnya kembali.
"Tar.. tar.. tar.." dari simpang lorong kanan, terlihat lidah api, berasal dari moncong senapan serbu dari seorang prajurit yang berbalik keluar lorong saat mendengar keributan.
"Aduuuuuh" pria tinggi kurus yang lebih dekat dengan pistol, melompat mencoba mempertahankan pistolnya, tapi malang baginya, tubuhnya justru menjadi sasaran peluru, saat prajurit berbalik kemudian coba menembak kearah Timah.
Timah bagai terbang mengambil pistol di lantai terowongan dengan cara bergulingan, di bawah hujan peluru yang di muntahkan senapan senapan serbu dari seorang prajurit di mulut terowongan.
"Ciuuuu ..... Ciuuuu....Ciuuuu" desingan peluru senapan serbu kembali terdengar, sangat dekat lewat di atas kepala Timah.
"Twiiiiw.. " Timah memberi tembakan balasan kearah lidah api di simpang mulut lorong terowongan.
"Aduuuuuh" terdengar suara mengaduh di susul dengan suara gedebuk jatuhnya tubuh seseorang ke lantai terowongan.
Gelapnya awan dengan lebatnya hujan, diselimuti kegelapan malam dalam terowongan yang gelap cukup membantu Timah menghindar dari hujan peluru dari beberapa orang petempur pasukan Khusus Teratai Utara yang membelot.
"Twiiiiw" kembali Timah melepaskan tembakan ke arah lidah api di simpang terowongan, kembali terdengar seseorang mengaduh di susul suara gedebuk seseorang jatuh.
Tidak sia sia Timah mengikuti program wajib militer selama kuliah, walaupun gelap pekat tapi pengalaman Timah dalam goa bukit Padak cukup mempertajam nalurinya dalam pertempuran dalam Goa. Dengan mudah Timah bisa membidik dua orang musuh dan juga menjatuhkannya hanya dalam dua tembakan.
"seeeeiiiit" Timah bergerak dengan cepat menuju mulut terowongan, di mana perkiraan Timah masih ada setidaknya delapan orang bersenja di dalam nya…
IDAMAN HATI
Di Sandra Penghianat.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 84 Episodes
Comments