"Astaghfirullah.., kaget saya Pak," Zena mengurut dadanya.
"Maafkan saya Mbak," si Bapak jadi sungkan dan merasa bersalah.
Bapak ini bernama Sutris.
"Silahkan Pak," Zena bergeser ke samping dari tong sampah depan pagar rumah Rey. Tong sampah itu berwarna biru dan ukurannya lumayan besar.
Pak Sutris tersenyum dan langsung membuka tong sampah. Kemudian ia mengambil tongkat yang di bawanya untuk mengais-ngais isi sampah. Zena memperhatikan Bapak itu.
"Maaf Pak, Bapak sering lewat sini ya?" tanya Zena.
"Iya Mbak, tapi saya lewatnya siang. Kalau pagi saya ke sana dulu, abis itu keliling dan berhentinya di sini," jelas Pak Sutris sambil terus mengorek sampah. Ada beberapa botol yang ia dapatkan, lalu memasukkannya ke dalam karung.
"Kenapa berhentinya di sini Pak?" Zena penasaran kenapa harus di rumah Rey dan itupun siang.
"Mbak orang baru ya di rumah ini? Sebelumnya saya tidak pernah lihat? Saya tinggal di samping rumah ini Mbak, tuh..," Pak Sutris menunjukkan tempat tinggalnya. Di samping rumah Rey ada tanah kosong berukuran kecil, setelahnya terlihat rumah mungil, berdindingkan triplek. Terlihat jauh berbeda dari rumah sekitarnya.
"Iya Pak, saya baru saja menikah dengan orang yang punya rumah dan ini hari pertama saya tinggal di sini," jawab Zena sambil tersenyum.
"Saya tau yang punya rumah, Pak Rey. Jadi Mbak istrinya Pak Rey ya? Saya bingung, sebenarnya istri Pak Rey itu yang mana. Ternyata baru menikah, he..he..he..," Pak Sutris sibuk menyusun plastik-plastik yang sudah ia temukan.
"Lho, kenapa Bapak bingung? Memangnya Pak Rey sebelumnya sudah punya istri?" Zena makin penasaran tentang kehidupan Rey.
"Bukan gitu Mbak, Bapak sering lihat Pak Rey bawa perempuan ke rumah ini. Tapi orangnya ganti-ganti. Baru Mbak yang saya temui langsung dan mau keluar rumah," Pak Sutris menjadi tidak enak hati menjelaskannya. Tapi mungkin ia ingin memastikan siapa sebenarnya Zena ini.
Zena teringat ucapan Rey tadi, kalau dia suka ganti-ganti perempuan.
Ya Tuhan, berita apa lagi ini?
Tib…
Selingkuh Hati Menjadi Benci
BAB 6 : Pak Sutrisno
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments