Zena mengambil tiga stelan jas Rey untuk dibawa ke loundry. Sebelum pergi, ia membungkus makanan yang tadi dipersiapkan untuk mertua. Daripada tidak dimakan, ia berniat untuk memberikannya ke rumah Pak Sutris.
Zena berkemas dan keluar dari rumah. Berjalan ke rumahnya Pak Sutris yang hanya berjarak beberapa meter dari rumahnya Rey. Saat sampai di depan rumah Pak Sutris, terlihat sepi tanpa ada kegiatan.
Rumah Pak Sutris terlihat sangat sederhana sekali. Beratapkan seng usang, berdindingkan triplek dan hanya berukuran sekitar enam kali tiga meter. Halaman depan penuh dengan sampah plastik yang sudah disusun rapi dan halaman belakang penuh besi-besi usang yang sudah karatan. Sedangkan halaman samping plong hanya berisi rumput ilalang.
Dengan keberaniannya, Zena mengetuk pintu depan.
Tok!
Tok!
"Assalammu'alaikum," ujar Zena dengan bersuara sedikit keras.
Hening sejenak, tidak terdengar ada sahutan. Zena hendak mengulang kembali mengetuk, tapi tiba-tiba ada yang membukakan pintu.
"Waa'alaikum salam," sahut seorang gadis remaja yang mungkin berumur sekitar enam belas tahun.
"Hallo, maaf mengganggu sebentar. Saya Zena yang baru tinggal didekat sini. Bapak Sutrisnya ada?" tanya Zena dengan senyum ramahnya.
"Bapak lagi keluar dari tadi subuh, nanti pulangnya siang. Ada apa ya Mbak?" si gadis remaja ini mulai curiga dengan kehadiran Zena.
"Ooo, nggak apa-apa. Ini Dek, saya bawa makanan. Kebetulan ada kelebihan, jadi saya bawa ke sini," Zena menyodorkan bungkusan yang berisi makanan kehadapan anak Pak Sutris.
"Mbak ini yang kemaren memberikan makanan juga ya sama Bapak? Kita suka sekali masakannya Mbak dan itu pertama kalinya kita coba," anak Pak Sutris kaget sekaligus senang. Ia mengambil bungkusan yang diberikan Zena.
"Syukurlah kalau semuanya suka. Oiya, nama kamu siapa?" tanya Zena.
"Saya Lilis Mbak," Lilis menyodorkan tangannya dan Zena menyambutnya.
"Kalau nama saya, Zena," Zena ikut juga memperkenalkan diri.
"Mbak, silahkan masuk dulu, ada Ibu di dalam," ajak Lilis samb…
Selingkuh Hati Menjadi Benci
BAB 9 : Loundry Ucok
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments