Zena sudah sampai rumah dan ia mendapati suaminya Rey sudah pulang. Ia tidak terlalu khawatir mempersiapkan makan siang Rey.
"Lama sekali kamu! Aku sudah dari tadi menunggu!" hardik Rey.
"Maaf Mas, tadi aku tekan kontrak di kantornya Pak Bara,"
"Cuma tekan kontrak saja harus berjam-jam? Tidak sekalian kamu diajak makan atau kencan, hah?! Aku memperbolehkan kamu kerja bukan bearti seenaknya kamu berada di luar! Enak benar kamu!" Rey masih emosional, entah apa yang merasuki pikirannya.
"Maaf Mas, tadi aku sekalian ngobrol sama desain room yang nanti akan membimbing dan mengajari pekerjaan yang akan aku kerjakan,"
"Aku tidak mau tau, aku beri waktu dua jam paling lama untuk kamu berada di luar! Hari ini Mamaku akan datang dan kamu harus melayaninya dengan baik. Aku tidak mau kejadian serupa terulang lagi seperti kemaren, ingat itu!"
"Iya Mas. Oiya, Pak Bara berpesan kalau besok pagi Mas disuruh ke kantornya untuk membicarakan bisnis. Dan aku juga sama, harus berada di kantor," Zena berharap suaminya mau mengajaknya bersama menuju ke sana, walau Bara sudah mengutus driver untuk menjemputnya.
"Terus?! Kamu ingin menumpang? Eh! Dengar ya, aku tidak mau dipermalukan lagi hanya gara-gara penampilan kamu dan pendidikan rendahan seperti kamu! Sudah, aku mau istirahat. Jangan ganggu aku!" Rey menolak mentah-mentah dan ia berlalu begitu saja menuju ke kamar.
Zena menghela nafas, seharusnya ia sudah mengerti dari awal, jika Rey tidak pernah menganggapnya ada. Jadi percuma ia melakukan ini itu, dimana ujung-ujungnya pasti salah di mata Rey.
Zena pergi ke dapur untuk membuat makanan, perutnya sudah mulai keroncongan.
********
Setelah makan dan berganti pakaian, Zena pergi keluar menuju ke rumah Pak Sutris. Sesampainya di sana, ia disambut oleh Lilis dan Pak Sutris.
"Pak, saya sudah mendapatkan dana untuk membuat rumah mini di samping rumah ini. Jadi, Bapak mulai saja bersihkan ilalangnya. Apa teman Bapak sudah diberitau untuk bekerja?" tanya Zena.
"Sudah Mbak, teman Bapak sudah si…
Selingkuh Hati Menjadi Benci
BAB 26 : Terpaksa Berbohong
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments