"Suamiku di mana?" tanya Oxanna kepada salah satu bodyguard yang menjaga pintu depan. Ini masih lagi, dia bahkan baru bangun tetapi tidak mendapati kehadiran Aarav yang biasanya akan selalu menunggu dia bangun. Sisi sebelahnya pun begitu dingin, seolah-olah tidak ada seseorang yang meniduri semalaman ini.
Bodyguard tersebut mengangguk pelan ke arah Oxanna. "Selamat pagi, Nyonya. Tuan Aarav sudah jalan ke kantor."
Oxanna terperangah. Dia tidak percaya dengan kalimat itu. Seorang Aarav ... si pemalas yang bahkan tidak ingin menggerakkan kakinya itu bangun pagi-pagi demi ke perusahaan?!
"Kau yakin? Dia bukan ke kelab malam melainkan ke kantor?" Oxanna kembali berkata untuk menyakinkan diri sendiri.
Dia mengangguk dan tidak berkata kembali. Kemudian, Oxanna berjalan masuk dengan benak yang tidak percaya. Dia memilih duduk di ruang tengah sambil bermain ponsel.
"Hm, aku harus berpura-pura khawatir," gumam Oxanna sambil mengetik pesan yang akan dikirimkan kepada Aarav.
"Kau di mana, Tuan Aarav yang Terhormat? Aku merasa terkejut saat mendengar jika kau ke kantor. Hell, apakah kau tak kedinginan di sana? Kulit sensitifmu pasti akan memerah jika terkena dingin, bukan? Lalu, kau akan ke dokter kulit sampai berhari-hari dan semakin malas bergerak di atas kasur, hahaha!" Kemudian, Oxanna mengirimkan pesan ini kepada Aarav.
Dia sangat menantikan balasan pesan kemarahan yang dikirimkan oleh Aarav.
Tak membutuhkan waktu lama, sebuah pesan masuk ke dalam ponselnya.
"Aku akan membungkam mulutmu dengan miliki, Dokter Oxanna!" kata Aarav dalam pesannya.
Oxanna tidak bisa menahan lagi, tawanya meledak. Dia bahkan memeletkan lidah ke CCTV supaya Aarav melihatnya.
"Dasar pemalas," gumam Oxanna setelah beberapa saat berlalu. Dia berpikir sesaat. "Ouh! Bagaimana jika aku melakukan sesuatu, ya?!"
Tak ingin menunda-nunda waktu lebih banyak lagi, Oxanna segera menuju dapur. Tentu saja dia ingin membuatkan Aarav sesuatu dan juga sedikit hadiah!
Tangan terampilnya memegang pisau d…
TUAN MUDA MANJA DARI MILAN
Pria Lemah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments