"Sial, Aarav benar-benar membuatku bagaikan orang bodoh." Oxanna bergumam emosi ketika pria itu baru saja keluar dari kamar rawat inap setelah seenaknya menghina masa lalu dia yang sensitif.
Sudah beberapa hari berlalu setelah Aarav menekankan jika dia merupakan seorang tawanan yang harus patuh kepada tuannya. Sampai hari ini, sekitar tiga hari, Oxanna dibuat makan hati karena ucapan pria itu yang menyebalkan.
Oxanna sudah bisa berjalan sedikit-sedikit, dia saat ini telah berdiri dan ingin menuju ke kamar mandi sendirian pun harus mengurungkan niat ketika seseorang mengetuk pintu kamar rawat inap miliknya lalu membuka dari luar. Dia sedikit waspada karena takut jika itu adalah Aarav lagi.
Ternyata adalah Maria!
"Hei, kau masih hidup?" Oxanna menyapa dengan sinis. Sebab, Maria baru memunculkan batang hidungnya saat ini padahal dia telah meminta Morevo untuk mengirim wanita itu agar dia ada teman mengobrol.
Maria terkekeh pelan tapi dia menaruh jari telunjuk di depan bibir. Memberi isyarat, salahnya, Oxanna tidak peka akan hal itu.
"Ada apa, *****? Kau sariawan?" tanya Oxanna tak paham dengan kode itu.
Maria memutar kedua bola matanya malas lalu mendekati Oxanna dan menyentil pelan dahinya. Kemudian, dia mengeluarkan ponsel dan mengetikkan sesuatu di sana. Setelah itu, baru lah dia menunjukkan kepada wanita di hadapannya ini.
"Aku membawa penyadap dari Morevo," kata Maria yang tertulis di ponsel. "Jadi, tutup mulut brengsekmu itu, *****!"
Oxanna baru paham! Dia ber o panjang tanpa suara dengan ekspresi mengejek.
"Eh, *****. Bantu aku ke kamar mandi, mau pipis," ujar Oxanna kemudian sambil mengangguk pelan. Selain dia benar-benar ingin ke toilet, dia harus mengatakan sesuatu kepada Maria.
"Iya, *****!" Maria menaruh tasnya di pojok ruangan, lebih tepatnya dekat pintu supaya jauh dari jangkauan mereka. Lalu, dia membantu Oxanna berjalan menuju kamar mandi.
"Di sini ada?" Maria berbisik pelan.
Oxanna menggeleng. Kemudian, dia fokus untuk membuang air kecil.…
TUAN MUDA MANJA DARI MILAN
Acting sempurna
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments