Aarav mendekati Oxanna yang kini tengah menikmati makan siang dengan nyaman di ruangannya.
"Oxanna," teriaknya begitu kuat hingga menggetarkan kaca di dalam ruangan itu.
"Aku tidak tuli, Suamiku." Oxanna tersenyum manis. "Kau lapar? Ayo makan, aku membeli banyak makanan dari restoran kesukaanmu!"
Aarav menghela napas pendek lalu duduk di hadapan Oxanna. "Apa yang kau katakan dengan media?" tanyanya berusaha bersabar dengan mata yang telah memerah dan wajah mengeras.
Oxanna menatapnya heran. "Apa yang kukatakan? Ya apa? Aku bertemu media saja tidak."
"Tidak perlu bersikap bodoh, Oxanna. Kau tahu bagaimana ricuh dunia maya saat ini," bentak Aarav kemudian.
"Oh, mengenai Morevo? Itu kenyataan, aku tidak berbohong," balas Oxanna santai. Lalu, tanpa memikirkan Aarav yang kian kesal, dia kembali melanjutkan makannya.
"Sial, jangan bercanda. Katakan yang sejujurnya! Morevo tak mungkin memiliki simpanan," kata Aarav tak percaya.
"Astaga, Aarav. Kau berpikir, Morevo yang dingin dan selalu patuh padamu itu akan menjadi pria setia dan suci? Cih, kau termakan perkataan siapa," cibir Oxanna mulai memprovokasi pikiran Aarav. Dia sungguh ingin membuat drama besar.
Aarav berpikir tapi dia tetap tidak setuju jika Morevo benar-benar memiliki simpanan. "Kau berbohong," gumamnya menolak.
"Kau selidiki saja siapa Selena dan bagaimana bisa dia berkencan dengan Morevo! Memang, semua didasari oleh paksaan tapi pria biadab itu menerima kehadiran ****** sehingga membuat Maria depresi dan keguguran. Sungguh permainan yang menakjubkan," kata Oxanna puas.
Aarav menatapnya dengan mata menyipit. "Tunggu dulu. Mengapa kau lebih tahu mengenai hubungan mereka berdua ya?"
"Karena kami berbincang, Aarav!" balas Oxanna dengan nada suara naik beberapa oktaf.
"Kau tahu kan jika aku sangat tidak menyukai saat dibohongi?" Aarav menatapnya dengan seringai licik.
Oxanna membalas tatapan itu dengan tajam supaya Aarav tidak mengetahui jika dia tengah berbohong. "Untuk apa aku menipumu? Saat semua bukti-bukti t…
TUAN MUDA MANJA DARI MILAN
Bab 37. Di depan kamera
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments