Yo, kembali ke dunia nyata. Di beberapa bab sebelumnya, saat aku mendatangi rumah si setan itu dengan penuh kejutan, dan secara tidak langsung menghancurkan sebagian dari tembok brengsek rumahnya karena Poppy. Masih tidak lupa dengan kata-kata mutiara si setan yang panjangnya minta ampun itu, kan ? Di saat itulah aku mulai kilas balik pertarungan ku dengan Ferrum dan kawan-kawannya.
Sebelum aku datang ke rumahnya si setan, aku sempat berpikir keras tentang Poppy yang secara tiba-tiba mengenaliku. Pada akhirnya, aku menemukan bahwa jantung yang ku gunakan untuk Poppy memiliki sisa ingatan Ferrum. Otomatis, sensor Poppy mulai membaca ingatan Ferrum dari jantung buatannya itu, membuat Poppy akhirnya mengenaliku sebagai tuannya. Bisa di bilang, itu adalah satu momen 'hore' untukku. Walaupun Poppy diaktifkan dengan ingatan Ferrum, namun kesadarannya adalah miliknya sendiri, bukan Ferrum. Itulah yang membuatku agak ngeri. Sifat psikopatnya itu, bukan karena pihak ketiga.
...****************...
Itu adalah satu sejarah panjang, sebelum aku akhirnya berpetualang keluar dari zona nyaman ku di hutan, dan kota langganan ku, Profanus. Tentu saja aku mengajak Poppy dan seseorang bersama ku. Ini adalah dialog nya :
“Woi, setan. Kita pergi berpetualang.”
“Hah !?”
“Kamu tidak tuli, kan ? Kita pergi berpetualang.”
Aku mengatakannya dengan wajah datar, dan tidak berekspresi sama sekali. Yang dimaksud berpetualang di sini adalah adalah pergi ke kota lain, yang bernama Grandbeltz. Untuk sampai ke situ, pastinya ada ujian yang harus dilewati terlebih dahulu. Sebuah gurun sialan yang menyebalkan.
Dan di gurun itulah, aku sedang berada saat ini. Kepanasan, hampir sama seperti sedang dipanggang hidup-hidup.
“Woi, ****** ! Jangan bilang lu mau pingsan sekarang !!”
"Tuan sedang dalam [BAHAYA], sedang dalam [BAHAYA] !!”
Dua orang ini, tidak bisa diam sama sekali, huh !? Untuk mendiamkan seseorang, harus ada aksi yang dilakukan ! Karena itulah aku mengangkat Tonitrui dengan dua tangan, merepres…
Warwick
Raging Sand
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments