Hal yang pertama kali ku lihat saat terlahir, adalah sang tuan itu yang menatap ku dan yang lainnya dengan merendahkan. Sang tuan membuang kami begitu saja ke dunia yang bernama Proelium ini. Kami diburu oleh manusia sebagai makhluk yang setara dengan 'iblis', dan sang tuan hanya memperhatikan kami dari atas saja. Aku mulai bekerja sama dengan para warden yang lainnya untuk bertahan hidup di dunia Proelium ini. Membunuh manusia, hanyalah satu-satunya pilihan kami.
Semenjak aku dan teman-temanku mengembara ke seluruh ujung dari dunia ini, aku telah melihat betapa kejamnya mereka yang bernama manusia terhadap yang lainnya, bahkan sesama mereka sendiri. Aku ketakutan terhadap mereka, dan teman-temanku lah yang selalu menghiburku. Sejujurnya, warden itu jauh lebih manusia daripada manusia itu sendiri.
Pada akhirnya, aku terpisah dengan teman-temanku, namun tidak lagi untuk kali ini....... Karena teman-temanku, aku bertemu kembali dengan mereka di gurun pasir ini.
...****************...
Poppy memasuki sebuah gua kecil yang baru saja ia temukan. Di siang hari yang panas itu, tidak lama setelah ia berpisah dengan tuannya dan dua teman manusia yang lainnya, ia berjalan ke arah barat daya. Entah karena alasan apa, Poppy merasa sangat tertarik dengan gua kecil nan sempit itu, yang terlihat tidak spesial sama sekali padahal. Setelah memasuki mulut gua, mata Poppy mengeluarkan cahaya biru, dan ia mulai menganalisis area di sekitarnya. Hanya ada bebatuan saja, pastinya.
“Ini akan baik-baik saja, Poppy.” gumamnya pada diri sendiri.
Poppy mulai melangkahkan kakinya menuju lebih dalam menyusuri gua tersebut.
[KELEMBAPAN : 30%, SEDIKIT BERBAHAYA BAGI SISTEM. PERHATIAN, TINGKAT BAHAYA MENENGAH]
Poppy terkesan tidak mempedulikan peringatan dari sistem operasinya itu sendiri. Ia tetap berjalan terlepas dari fakta bahwa kelembapan udara di dalam gua yang agak tinggi itu mungkin saja bisa sedikit merusak beberapa bagian dari mesin-mesin di dalam tubuhnya. Hingga pada akhirnya, kaki kirin…
Warwick
Friends ?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 48 Episodes
Comments