Wangi embun pagi. Persis di tengah pendopo seperangkat mebel, kursi dan meja. Sajian malam tentunya masih ada di sana? Kilau bening di pucuk daun. Tambahan berikutnya santapan khas daerah ini. Sayang.... Sebutan itu sangat dinantikan kala hatinya dilanda resah. Sebelum pergi ke daerah pedalaman tidak ada tantangannya. Terpenting dia bisa bersabar. Jangan mengeluarkan ucapan keluh kesah. Grace hari harus selesaikan projek di kantor. Kegiatan sekaligun mendapatkan penangan khusus. Dua orang suruhannya cepat siapkan mobil pribadi.
"Mobil sudah disiapkan semuanya." kata asistennya.
"Mau yakin..." kata Grace. Belum sepenuhnya percaya atas ucapan asistennya. "Perlu ditinjau kembali sebelum melangkah lebih jauh. Sebab nantinya saya tidak mau menanggung kerugian lebih besar lagi."
"Tentu...!" balasnya.
Dering telpon di meja kerja, Grace rasanya males buat berikan tanggapan sama kedatangan Kiera. Punya sahabat dekat sepertinya cukup menjadikan beban. Sebagaimana janji dahulu Ķiera ingin pertemukan Giony. Walau pun Grace sadar akan posisinya sebagai sekertaris. Langkah gadis itu terhenti ketika berpapasan sama lelaki bertubuh tegap.
"Hay.... Nampaknya sibuk sekali kelihatannya? Kalo boleh tahu ada tujuan ke mana?" tanya lelaki itu.
Setahu Grace lelaki itu selalu ingin mendekatinya. Entah apa alasan dia terus membuntuti setiap gerak-gerik. Untuk mendekati perempuan perlu kesabaran. Sekali pun Grace berusaha menghindari. mestinya sebagai bos muda tidak perlu cari perhatian. Secara diam-diam gadis itu tahu sepak terjangnya. Banyak gadis merasa dirisaukan oleh rayuan maut bos muda.
"Terima kasih atas perhatiannya. Kau kerja baik. Mohon dipertahankan sampai masa pesiunmu..." puji Grace. Berusaha setulus mungkin, agar kecurigaannya tidak diketahui.
"Sama-sama. Saya sebatas menjalankan tugas." kata pesuruhnya.
Dua lelaki itu melangkah menjauh dari posisi Grace berdiri. Hasil kerjanya lumayan rapi. Di bawah pohon yang letaknya tak berapa jauh dari kantor di mana gadis itu menuang…
KEKASIH BEKAS MANTAN
Mampir di bungalow
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments