Kabar baru saja diterimanya, bahwa kesehatan ibunya mulai membaik. Sejak kejadian tempo hari kekerasan menimpa nyonya Shafira.
Ternyata kesehatan nyonya Shafira banyak sekali mendapati kekosongan hati. Tentu kehidupan sehari-harinya masih ditopang sama obat. Yang setumpuk menggelegar di atas meja. perempuan itu merasakan tidak menemukan teman hidup sejati. Di tolakan wajahnya keluar jendela. Biasanya ia segera dengarkan Sandra berbincang sama tamu lainnya. Kali ini bangku panjang itu hanya dibiarkan kosong melompong.
Jam kunjungan hampir habis, Sandra males buat menentukan langkah terbaiknya. satu umpama di tinggal jauh dari ibu mertuanya. Wujud bayang semu itu terus menggelinding di ujung pelupuk matanya. Segalanya bisa saja terjadi tanpa seorang pun hindari. Yakni sebuah kata pertemuan. Jarum Jam di pergelangan tangan menunjukkan angka delapan. Pipinya makin terasa terus dan tergantikan oleh kesenduan. Hanya bisa miris seorang diri. Sandra mengarah kesalah satu tempat paling disukai pengunjung rumah sakit. Tempat di mana manusia merasa dirinya hanyalah sebutir debu. Sepintas bentuk kepasrahan itu memang ada. perlahan Sandra ke ruangan. Semua orang kelihatan lebih khusus ketika memahami pihak hidup mereka mulai menunjukkan penurunan.
Selama ini ia selalu menilai hidup terus berkelanjutan. Tanpa sepenggalan kata yang kerap berat titik nadir. Lukisan di ujung koridor menambahkan ketenangan. Yap. kiranya ungkapan menambah semangat hidup. Sepenggal kata ditetapkan oleh Sandra. Ia kembali menumbangkan tubuhnya tanpa sedikit pun bersujud. Area ini masih dirasakan awam bagi perempuan itu. Bertanya kesalah satu pengunjung lain.
"Maaf tempat bersucinya di sebelah mana ya. Saya hampir dua kali keliling. Belum ketemu lokasinya." tanya Sandra. Kedua bola mata bulat kecoklatan mencari ke sekitar.
"Di sebelah sana..." salah seorang menunjuk ke satu tempat. "Ya. Sebelah sana non."
"Terima kasih ya pak..." balas Sandra.
Semata mata dirinya ingin mendapatkan ketenangan. Berserah d…
KEKASIH BEKAS MANTAN
Kejar bayang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments