Malam di sirkuit Williams
Setelah berbincang sebentar dengan mom dan dad,aku pun pamit untuk bersiap ke arena.
" Mom, dad. Aku mau siap siap dulu,soalnya aku mau ke sirkuit. Dah lama enggak kesana jadi aku izin ya " aku minta izin pada mereka.
Mendengar ucapanku mom langsung berkata,
" Tumben, mom pikir kamu tak akan ke sana lagi tapi rupanya masih ingat juga sama jalanan " ujar mommy.
" Yaelah mom, ya masih ingat dong. Kalo nggak ingat jalanan aku bisa tersesat di jalan dong. Mom mau anaknya yang cantik ini nggak pulang pulang " balasku sebel.
" Ya kalo nggak pulang pulang gampang,mom tinggal nyari kamu ke rumah sebelah. Mang dimana lagi kamu kalo nggak di sana atau di rumah teman temanmu yang lain " balas mom malas.
" Hehehe, pis mom. Dah lah aku siap siap dulu keburu datang yang lain. Akunya belum siap " balasku sambil berlari ke lantai 2 tempat kamarku berada.
Ada ada aja mom,kalo diladeni lama kelarnya.
Sampai di kamar aku langsung mandi dan bersiap. Rasanya tak sabar ingin naik motor dan menghirup udara malam.
Tin!!!!
Tin!!!!!!
Aku mendengar bunyi klakson bersahutan dari luar,wah datang juga mereka. Aku pun langsung bergegas menyambar poncel dan dompet serta kunci motor lalu keluar kamar.
Sampai di lantai bawah,aku lihat semua sahabatku sedang berbincang dengan mom dan dad. Entah apa yang di perbincangkan mereka, whatever lah.
" Yo guys,sorry gue telat. Ya udah yuk cabut. Mom aku pergi dulu ya, doain anaknya pulang kerumahnya mom ya bukan ke rumah yang lain " candaku.
" Alah, kalo sampe pulang ke rumah yang lain. Kalo rumah sebelah tinggal mom jemput sama penghulu " balas mom jahil.
" Jiah penghulu, bahasannya mom. Berat hehehe " ujarku cengengesan.
" Lah iya, mang kamu mau nyasar ke rumah siapa kalo bukan ke rumah Vino atau mom punya calon menantu lain selain Vino " ujar mom menggoda Vino.
" Yah mom janganlah, enak aja. Dah capek jagain eh pas mau di ajak ke penghulu masak aku diserobot yang lain sih " jawab Vino sebel.
" Hahahaha " tawa semuanya kompak.
"…
CINTA REMAJA
CINTA REMAJA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments