Well,berurusan dengan sampah membuatku malas tapi sampah sampah itu selalu nggak tau diri dan sadar kalo aku tergaggu dengan kehadirannya.
Aku baru saja sampai di kelas saat bell tanda pergantian pelajaran berbunyi.
aku pun dampai di kelas dan menghempaskan tubuhku dengan malas.
Ck,sialan tuh anak bikin mood berantakan aja tuh genk sampah. Sumpah,untung nggak ketemu Bianka dan lainnya. Kalo iya jadi bubur ayam tuh genk sampah.
Aku pun bergegas pulang setelah mendengar suara bell berbunyi. Akhirnya bergegas keluar dan diluar berpapasan dengan Arkana dan lainnya.
" Yo bos,ntar malam jadikan balapannya " tanya Arkana meyakinkan.
" Atur aja,gue nggak mau tau. Yang jelas gue dah tinggal tancap gas aja " sahutku santai.
" Sip bos " sahut Arkana.
Kami pun sampai di depan pagar,aku lihat Vino dan lainnya sudah menunggu di sana dan menjadi pusat perhatian siswa sekolahku.
Aku pun bergegas menghampiri mereka,
" Well,gue denger loe nerima tantangan balap dari genk Trios. Tumben turun lagi bab,lagi boring kayaknya loe. Ada masalah apa hari ini " tanya Vino padaku.
" Ck,ini tuh gara gara kamu tau nggak sih. Aku jadi berurusan dengan cecunguk ngeselin yang nggak tau diri " sahutku kesal.
" Dih,kok aku sih bab. Mang ada masalah apa sih " tanya Vino penasaran.
Mendengar pertanyaan Vino aku hanya diam saja. Pertanyaan itu membuatku kesal lagi jika mengingat situasinya. Melihat aku yang diam saja sambil cemberut Vino melirik ke arah Arkana dan launnya. Entahlah apa yang mereka katakan yang jelas aku tak mau ambil pusing. Hari ini benar benar menyebalkan.
Setelah itu kami pun pulang kerumah masing masing dan berjanji berkumpul di arena.
Sesampainya di rumah Vino kembali menanyakan apa yang terjadi di sekolah tadi. Akhirnya aku bercerita dengan emosi yang kembali meninggi. Mendengar ceritsku Vino ikut ikutan kesal tapi tak terlalu memperlihatkannya padaku.
Menjelang magrib kami pun bergegas untul membersihkan diri. Setelah sholat kami pun bersiap ke arena sirkuit. Aku dan Vino mengenda…
CINTA REMAJA
CINTA REMAJA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments