Aku berjalan menuju kantor kepala sekolah. Sesampainya di sana aku pun mengetuk pintu dan tak lama terdengar sahutan dari dalam kantor
Aku dan sahabatku masuk begitu juga anggotaku. Sebelum masuk aku dan sahabatku mengirimkan pesan ke dad dan para papa .
Tak tau apa yang terjadi nanti,lebih baik antisipasi.
Cklek
Aku diikuti sahabatku memasuki kelas dengan santai. Kami memindai ruangan kantor yang berisi ada kurang lebih 10 pasangan orang tua yang menatap kami tajam.
Ck,mangnya dikira aku takut apa. Dasar orang tua bego,kalo pinter nggak akan anaknya jadi bego
" Pagi pak,jadi kenapa kami dipanggil " tanya Vino datar.
" Anak kurang ajar,masih pake nanya kenapa. Mana anak saya,kalian apakan anak saya " emosi salah satu orang tua.
" Iya anak saya juga kalian apakan hah. Dasar berandalan " maki orang tua yang lain.
Kami masih diam dan memasang wajah datar. Melihat kami hanya diam mereka semakin menjadi,salah satu dari mereka datang mendekati ke arah kami dan hendak memukul kami, jelas saja kami tak terima. Jadi kami melakukan perlawanan.
Vino yang hampir kena bogeman bapak itu langsung menangkap tangannya dan memegangnya kuat.
" Anda pikir anda siapa ingin mengajar kamu hah,apa anda tau kalo putra anda semua bahkan hampir mencelakai kami dengan pisau. Dia menyamar dan masuk ke dalam sekolah ini dengan menggunakan seragan Pratama. Tak perduli mereka beneran murid Pratama atau bukan yang pasti. Kami tidak akan menyerang orang kalo tidak diserang "ujar Vino datar sambil menghempaskan bapak itu kasar.
Bapak itu terlihat tak terima,dia merasa kalo Vino telah melakukan tidak kurang ajar pada orang tua.
"Anak kurang ajar,apa kamu tidak diajari dirimah oleh orang tuamu. Bagaimana bersikap pada orang tua " emosi bapak yang lainnya yang tak aku tau namanya.
" Dimana anak saya kalian sembunyikan,katakan atau kami akan melapir ke polisi "ancam salah satu dari bapak bapak itu.
" Tenang dulu bapak bapak,tenang. Kita bicarakan dengan baik masalah ini " ujar kepala sekolah.
Aku han…
CINTA REMAJA
CINTA REMAJA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments