Bukan sombong tapi hanya tak suka saja diusik,apalagi hanya karena seorang cowok. Benar benar tak bermutu tapi karena mereka telah memulainya pantang buat seorang Leomitha untuk mundur begitu saja apalagi setelah peringatan pertama telah di berikan.
Maka di sinilah aku,sedang memberi pelajaran yang manis pada genk lemah yang bisanya hanya mengaplikasikan bedak.
Tadinya aku diam saja,bergabung dengn anggota genk yang lain. Aku menikmati makanan kesukaanku. Saat sedang makan tiba tiba mereka menjambak rambutku. Sialan banget kan,
Tadinya aku berusaha agar tak memakai kekuatan pada mereka tapi lama lama mereka ngelunjak sehingga dengan gemas aku menginjak kaki Eliza dan
" Aduhhhh,kaki gue sialan. Sakit banget " raung Eliza yang sudah terduduk dilantai.
Salah siapa ngeganggu orang lagi makan,laper itu bikin orang bisa makan orang tau nggak hehhhe lebay. Lanjut besty
Aku hanya tak suka kalo lagi makan diganggu,siapa pun itu pengganggunya. Aku nggak suka,jadi jangan coba coba.
Tapi dasar memang kelompok yang mengandalkan tamapng dsripada otak jadi mereka semakin menjadi,sekarang anak buahnya yang maju. Namanya moza Santika. Anak kepala sekolah tempat alu sekolah sekarang. Walaupun begitu levelnya masih dibawah Eliza. Makanya mau aja jadi kacung cewek sialan ini.
Dan byur,
Aku benar benar tak bisa lagi menahan emosiku saat Moza menyiramku dengan es teh milik Arkana. Wah,nyari mati nih cewek sialan.
Karena geram terua diganggu,aku pun langsung menjambak rambut Moza secara brutal sampai dia meringis dan kesakitan.
Aku berbisik padanya,
" Loe yakin mau jadi lawan gue,gampang buat gue ngancurin loe bi**t. Sekali gue telp orang gue,bokap loe hancur alias dipecat. Mau loe " ujarku sengaja memainkan emosi dan mental Moza.
Setelah itu aku langsung melepaskan Moza dengan kasar. Dan aku melihatnya sedikit syok dan tapi juga ragu dengan apa yang aku katakan padanya.
" Loe bisa tanya bokap loe atau mau mencobanya bab " ujarku santai.
Setelah sekian purnama,akhirnya aku bisa kembali be…
CINTA REMAJA
CINTA REMAJA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments