Aku terpaku pada notice yang dikirim oleh orang yang tak dikenal tersebut. Entah apa maksudnya aku tak tau,siapa yang dimaksud nih orang.
Lama termenung sampe aku tak menyadari kalo Vino memanggilku.
Pukk
Sebuah tepukan baru membuatku tersadar dari lamunanku. Vino menatapku cemas.
“ Kenapa sih bab,sampe nggak denger aku manggil. Padahal aku manggil lumayan kenceng loe ” ujar Vino cemas.
Aku hanya mengendikkan bahu dan meminta Vino membaca pesan yang baru saja aku baca. Sama sepertiku,Vino pun juga tertegun setelah membacanya.
“ Kira kira siapa ya dia Vin,2 tahun yang lalu. Siapa yang udah kita bully,perasaan genk kita nggak ngebuly kalo nggak ada yang mulai deh dan nih orang bilang kita membuly saudaranya sampe parah. Siapa sih dia,ingat nggak Vin. Nih orang nargetin aku,berarti aku yang melakukan pembullyan. Aku nggak ngerasa loe ” ujarku pada Vino.
Vino diam saja,dia sedang berpikir dan mengingat apa saja yang terjadi 2tahun yang lalu.
“ Biarkan dulu,nanti kita diskusikan dengan yang lainnya. Sekarang kita pergi dulu ke rumah sakit. Disana aja kita omongin masalah ini ” ujar Vino sambil bergerak ke lemari untuk mengambil jaket.
Disapanjang jalan aku tak henti memikirkan masalah ini,menggali memoryku 2 tahun yang lalu. 2 tahun yang lalu aku akui genk kami cukup bringas. Apalagi jika mendapatkan penyusup,tidak ada ampun dariku.
Tak sadar aku dan Vino sudah sampai di rumah sakit. Setelah menyapa sahabat dan anggotaku lalu menanyakan keadaan Farel dan Gio. Aku pun mendiskusikan masalah pesan misterius itu. Aku juga menimbang apakah perlu melibatkan dad,aku hanya takut mengenai kenyataan bahwa memang aku yang menghancurkan orang yang dimaksud si pengirim notice misterius.
“ Amora,seingat gue loe terlibat dengan Amora Pramono. Dia anak kelas X waktu itu. Gadis itu besar di keluarga yang ya bisa dibilang brantakan. Abangnya anak genk motor sama kayak kita tapi gue lupa anak nama genknya. Hari itu dia sama beberapa temannya lagi nyabu di gudang. Dan loe nggak sengaja ngeg…
CINTA REMAJA
CINTA REMAJA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments