Setelah menginap dan memastikan keadaan Miria baik baik saja. Sekarang Miria di perbolehkan pulang dengan syarat, istirahat dan melakukan pekerjaan yang ringan.
Shaka sebenarnya merasa kalo Miria akan lebih tertekan lagi jika pulang kerumah tapi, jika terus menerus disini tak baki juga.
Di rumah Indri datang membawa satu koper kecil dan papa melihat apa yang anak gadis orang itu bawa dan menampilkan raut wajah malu juga kikuk di barengi senyuman yang sama sekali tak terlihat tersenyum.
"Om.." Sapa Indri dengan malu menghampiri dan akan mencium tangan papa Shaka.
Indri diam saat uluran tangannya tak di balas papanya Shaka sama sekali.
Eyang turun ke bawah dan melihat siapa yang datang saat tahu itu wajah Indri Eyang segera mendekat dan menyambutnya dengan pelukan dan cium pipi kiri pipi kanan.
"Kamu lama ya nungguin eyang." Eyang menoleh melihat putranya.
"Yan.. Kamu itu, Kenapa Indri mau salaman aja kamu gak kasih tangan kamu?" Kata Eyang dengan wajah sedikit kesal.
Papa melengos kearah lain.
"Eh ada Indri." Sapa Zavina yang sengaja terlihat ramah sebenarnya Zavina lelah berpura-pura.
"Iya kak," jawab Indri dengan santai dan malu.
Aslinya Indri itu malas berpura-pura lagi.
Setelah malam dimana Miria jatuh dan di bawa kerumah sakit, Shaka menceritakan siapa sebenarnya Indri pada Zavina yang awalnya ramah setelah mendengar cerita Shaka, Zavina marah juga kesal.
Masalahnya Zavina kira itu hanya rumor tentang Indri dan gak akan pernah jad kenyataan.
Saat cerita berakhir itu Miria sadar, tak lama setelah pembahasan mereka mengenai siapa Indri pemikiran Zavina tentang Indri berubah.
"Eyang kenapa? Kenapa Indri bawa koper kemari dan kenapa Indri juga keliatan kalo...mau nginep." Kata Zavina dengan wajah bingung juga merasa risih.
"Oh ini Zav..Eyang yang meminta dia menginap... Yaa unuk supaya Shaka terbiasa dengan kehadiran indri." Eyang mengatakan itu dengan perasaan sangat bahagia.
Dalam hatinya Zavina sangat kesal.
Jangan terima dia menginap disini eyang, batin Zavina.
…
Anxietas
Kejutan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments