Miria merasakan pergerakan di bantal. Seketika membuka matanya pelan melihat Shaka gelisah dengan mata terpejam.
"Shaka?" Panggilnya.
Beberapa memanggil nama dan berakhir mencubit hidungnya dan seketika Shaka membuka mulutnya bernafas bersamaan membuka matanya.
"Kamu mau bunuh aku?" Tanya kesal.
"Bunuh apanya kamu aja gak punya warisan.." Kata Miria dengan wajah santai dan beralih turun dari kasur dan tiba-tiba Shaka meraih gaun tidur Miria yang panjang dan terutup.
"Kamu gak akan ninggalin aku kan?" Pertanyaan aneh yang Miria dengar dari Shaka membuat Miria ngeri sendiri padahal Shaka yang bertanya.
"Aneh-aneh aja, mang kenapa kamu berhaarap..."
"Etttt... No! Aku gak maksud gitu... Dah sekarang aku mau ke kampus." Shaka lebih cepat bangun dan pergi ke kamar mandi.
Pagi yang cerah di awali suasana capur aduk di meja makan.
Shaka menghela nafasnya pelan. Miria memperhatikan wajahan mereka semua pagi ini. Sangat tak bisa menjadi satu kesatuan yang ceria untuk pagi ini.
Shaka bangun dengan bayangan mimpi buruk dan mimpi bahagia di satu mimpi dan satu waktunya.
Selesai dengan sarapaan dan bersiap pergi ke kampus.
"Eyang mau kamu ngeluangin waktu buat Indri bisa atau Miria bisa kan berbagi tempat kamu buat Indri." Eyang menatap wajah Shaka danabergantian menatap wajah Miria.
"I-ya Yang!" Shaka menatap Indri dan pergi masuk kedalam mobilnya.
Sampai di tempat biasa menurunkan Miria.
Saat akan turun dri mobil tangan Shaka menahnnya.
"Kamu yakin mau turun dsini lagi, kamu dah ada dia disana! gak mungkin kamu harus terus sembunyiin status kita didepan mereka."
Shaka menatap wajah Miria yng keliatan begitu bingung. Miria diam, ia bingung mau jawab apa.
"Haah! Ok itu semua kamu aja tapi, kalo kamu udah berubah pikiran kamu bisa bilang sama aku jangan pernah malu atau takut aku turutin mau kamu selagi itu baik buat kamu juga."
Shaka tersenyum. Miria tersenyum manis dan lebar.
"Makasih, Yaa udah, aku mau turun dulu disini nanti, kalo aku ajak kamu pulang bareng berarti aku dah…
Anxietas
Benar-benar marah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments