setelh dua bulan di rumah istirahat Shaka tak memperbolehkan miria keluar rumah dan tetap di area rumah tapi ia mendengar sura tukang sayur ia keluar diantar bibi ia ingin melihat sayyuran apa aja yang di jual udah lama ia tak melihat tukang sayur semenjak menikah dengan Shaka Miria sama sekali tak pernah masuk pasar yang becek dan bau berbagai macam bau dan tak melihat tukang sayur keliling yang biasa lewat didepan rumahnya walupun didepan rumah saka ada yang lewat tetap saja ia tak bs belanja arena bibi yang mengurus kebutuhan dapur.
Saat akan mendekat dan memilih tiba- sebuah mobil dai arah kanan Miria melaju dengan kencang dan mepet.
"Hampir di tabrak" shak dtang tept waktu. Ibu-ibu yang ada di situ melihat Miria dan melihat engemudi itu tak berenti di tempatnya sama sekali.
" sableng juga tuh orang kata ibu rt.
"kamu gak papa neng.." ata iu tukang sayurnya." iya bu gak papa," jawab miria dengn sopan.
"Kamu gak papa?" tanya Shaka.
Zavina yang baru saja selesai rapat dengan koleganya tiba-tiba merasakan ponselnya berseringd an melihat Shaka menelponnya.
"Iya.. kakak pulang ini udah selesai.c
"Oh yaa puspa kamu urus sisanya seperti biasaanya minta pak Jerom buat meriksa ulang semua hasil kerjanya dan langsung kirim ke saya lewat syrel pribadi jangan surel biasanya, inj penting kamu jangan ceriboh."
cbaik bu."
Zavina dengan langkah tegasnya pergi melangkah ke lobo dan mobil baru saja sampai di siapkan satpam dengan cepat naik dan duduk sambil memasang sabuk pengaman wajah zavina tak terlihat baik Puspa dan pak jerom terlihat tertekan begitu oula dengan satpam yang memberikan kunci.
"Bu zavina emang sebegitu berkarismanya juga serem banget kalo tanpa ekspresi ramahnya...c
cbisa jadi ada masalah mendadak!" kata Puspa mengatakan oada Pak Jerom.
Memang zavina terkenal tegas galak kadang ramah jika hasil kerja karyawannya baik dan juga tepat waktu disiplin namun jangan ragukan kalo ia sedang marah dan tak bisa di toleransi lagi keputusannya.
saat di perjalann Zavina men…
Anxietas
Hampir kecelakan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments