Bantuan Olva di bayar nyawa Olva sendiri. Miria murka dengan Saskia kenapa orang seperti saskia bisa hidup dengan lama kenapa ia tidak mundur kenapa terus mbuat masalah. Miria tak mau ia mati dengan mudah jika seperti itu. Tapi, mendoakan orang cepat mati bukannya lebih salah ya.
Miria pergi dengan amarah meledak ledaknya Shaka yang baru bicara dan selesai bicara dengan dokter terkejut tak melihat Miria di kursi ruang tunggu depan ruang rawat Olva.
Sampai di penjara Miria meminta di pertemukan dengan Saskia.
"waah.. ngapa lo, kangen sama gue?" katanya menatap remeh.
"Gue muak kenapa orang kayak lo gak tobat tobat juga sih." Miria menatap baliknya remeh.
"mulut lo di jaga.. lo juga gak ada benernyaa yaa.. Lo anak buangan bapak lo, jangan kira gue gak tahu tentang lo yang gak pernah dapet kasih sayang bapak lo!" katanya.
Memukul meja sekerasnya.
"Terus masalah gue gak dapet kasih sayang bapak gue, di elo apa? Apa ada urusannya di elo? lo mau jadi emak tiri gue gitu?"
Saskia mendecih.
"Jangan pernah lo niatin hati nasehatin gue, lo lebih buruk lo aja yang memperbaiki diri."
"Gue kesini bukan mau nasehatkn lo tapi, niatnya mau buat Lo sadar terserah otak lo nanggepinnya apa, cemoohan bisa atau kata mutiara yang gak penting, terserah!"
"Pergi sana gue males natap lo!" usirnya pada Miria tapi, Miria tetap di tempat duduknya.
"gue gak akan mundur setelah Lo ngerusak semua hal yang ydah pantes jadi tempat orang bisa bahagia termasuk Lo, Gue pernah mau ada di posisi lo tapi, gue sadar sesadarnya kalo semua itu gak baik. Lo malah terjerumus!"
"Apa perduli lo Miria gue muak sama Lo!"
"Pergi lo!"
"Denger gue saskia! Olva ngejalanin hidupnya gak sebaik diri lo dan Olva juga gak lagi ada di masa yang baik-baik aja, Lo harusnya sadar Olva doang yang perhatian sama lo!"
Miria bangkit menatap saskia yang menatapnya marah.
Miria tersenyum dengan wajah yang sedikit menyakitkan melihat Saskia malah menatapnya balik dan ucapan tentang kasih sayang bapaknya itu membuat Miria serasa kemb…
Anxietas
Olva berkorban
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments