Pengakuan ayah yang menyedihkan. Semuanya ada di dalam surat ini dimana semuanya berisi penyesalan nya. Miria kembali melipat suratnya dan memasukkannya kedalam tasnya.
"Aku mau ketaman sendirian." diam menjeda lalu berakhir bicara sendirian membuat Shaka mentanya tajam.
" iya," jawab sahaka di taman walau malam terasa sangat rama karena malam ini ulang tahun ibu kota dan ini sudah hari ketiganya ta seberpa padat.
Miria duduk menghadap ke danau buatan di tengah tengah taman kota.
Shaka berdiri agak jauh mengawasinya. Sammpai dua puluh menit pun berjalan Shaka berinisiatif pergi ke penjua minuman membeli dua botol jus jeruk dan teh rasa buah. Menghamiri Miria dan duduk di sebelahnya. Memberikan keduanya untuknya memilih. Miria mengambil jus jeruk dan membukanya sendiri. Meminum sedikit dan mentup lalu kembali diam.
" Sudah?" Shaka bertanya, Miria menole/.
" maaf ya, kamu masih berdiri disana dan nungguin aku, padahak kamu bisa kesini dan duduk samping aku.
"Aku gak papa. Kamu minta sendiri jadi aku kasih waktu buat kamu aku juga cuman berdiri dua puluh menit lebih gak masalah dari pada akku lihat kamu sedih dan stres.
"Aku mau kuliah besok?" Shaka menoleh lagi saat melihat pesan masuk dari Alezer dan bima jika ascamp mereka hampir kerampokan.
"tapi, shaka melihat kondisi perut Miria.
"Aku gak bia kasih izin gimana kalo lanjut daring dan dirumah, bisa di rumah sendiria olva Miaila atu Qinan bisa kalo au tempat yuki gak masalah ang penting keluar bukkan. Mereka juga lagi bngayk waktu kuliah kosong jadi mungkin bisa. Di kampus aku gak bisa jamin Kondisinya gak mungkin."
Miria memagang erat botol nya dan menatap sedih ke bawah mengangguk menurut saja apa yang Shaka mau.
" Iya udah gak papa gak jadi ke ampus, aku di rumah aja.
" shaka mengangguk dan mearik pelan bahu Miria menampel padanya dan mengusapnya. Maaf ya." kata Shaka dengan lembut.
Baru bangun dan selesai olah raga kecil Shaka datang membawa sarapan sehat dan membaawa dasinya.
" aku ada rpat kantor papa nanti k…
Anxietas
Hampir ketahuan cakra
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments