Eps. 6
Sebuah tawa cekikikan yang cukup keras mengundang perhatian Luke yang sedang berdiri di seberang jalan.
Laki-laki yang duduk di depan toko serba ada ini menunggu temannya yang sedang berbelanja di sana. Suasana jalan kecil yang tidak begitu ramah mengundang perhatian Luke pada tawa perempuan yang terdengar sangat heboh itu.
Dua anak perempuan sedang mencibir dan tertawa geli pada gadis yang terlihat sangat sederhana, sepertinya mereka berteman.
"Kau mau olahraga?"
"Lepas jaket mu ih, panas tahu!"
Luke memperhatikan seorang anak perempuan dengan rambut setengah basah seperti baru saja keramas. Gadis itu tampak tidak peduli dengan cibiran dan tatapan geli dari teman-teman sekitarnya, entah laki-laki dan perempuan.
Dia terlihat begitu tenang dan tersenyum seolah itu tidak melukainya.
Berbeda sekali dengan teman kecilnya, Ayara. Gadis manja itu akan langsung mencebikkan bibirnya bahkan mengganti bajunya jika ada seseorang yang mengatakan itu tidak bagus.
Luke pun juga akan berpikir dua kali jika ada seseorang yang menertawakan penampilannya seperti itu. Ia masih memperdulikan tentang opini orang lain.
"Gadis yang aneh," gumam Luke tersenyum kecil, kemudian meminum air mineral di tangannya, menggeleng singkat tak habis pikir.
"Kenapa kau senyum-senyum begitu?" tanya temannya yang sudah keluar dari toko serba ada itu.
"Tidak ada."
"Cepatlah, anak-anak menunggu kita. Aku tidak mau Ayara terus mengomel karena kau tidak kunjung datang di acaranya."
Luke berjalan hendak masuk ke dalam mobil, namun tatapannya tertuju pada gadis yang terlihat tidak modis itu.
Luke tersentak saat gadis itu menoleh dan tatapan mereka bertemu.
Hanya beberapa detik, gadis dengan penampilan yang terlihat ketinggalan zaman itu masuk saat kedua temannya menarik tangannya untuk memasuki sebuah bangunan untuk bimbingan belajar.
Dia anak yang cukup manis. Andai dia berpakaian lebih baik, dia akan terlihat cantik.
"Luke! Ayo!"
"Iya, cerewet!" omelnya kemudian masuk ke dalam mobil besar itu.
Tidak d…
Luca
Diluar dugaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments