Eps. 44
Cailyn sedang diam menunggu barang yang sudah ia beli. Tiba-tiba saja seorang laki-laki berjas hitam mendekatinya.
“Nona Cailyn. Tuan Luke sudah menunggu anda di depan,” ucapnya dengan sopan namun datar.
“Benarkah? Tumben? Tapi saya masih menunggu belanjaan–”
“Biar kami yang urus. Sekarang mari ikut saya,” ucap laki-laki itu.
Tanpa curiga Cailyn mengikuti saja kemana laki-laki itu berjalan.
Setelah keluar dari supermarket, Cailyn masih berjalan dengan tenang mengikuti laki-laki di depannya.
“Mobilnya disana,” ucap laki-laki itu lagi.
Sebuah mobil sedan terparkir tidak jauh dari pintu keluar supermarket. Tapi, itu bukan mobil milik Luke.
Gadis berpakaian formal ini merasa tidak nyaman. Namun ia tetap berjalan perlahan.
Hingga seorang berkaos dan bertopi hitam keluar dari mobil itu dan berbincang-bincang dengan laki-laki berjas yang lain, Cailyn mulai curiga.
Cailyn memelankan langkahnya lalu mencari celah untuk melarikan diri. Ini bukan Luke, apa ini ulah Gavin?
Saat menemukan celah, Cailyn berlari diam-diam meninggalkan laki-laki di depannya.
“Hei, mana gadis itu?” tanya pria berkaos hitam.
“Dia– hei! Jangan lari!” ucap mereka saat menemukan Cailyn sudah berlari berbelok memasuki gang.
Sepuluh menit dikejar, Cailyn memilih bersembunyi karena nafasnya sudah hampir habis.
Gila! Kenapa?! Kenapa mereka mau membawaku?! Astaga! Aku menyesal tidak latihan taekwondo dengan benar!
Tubuh Cailyn menempel pada tembok bata. Ia gemetaran. Tangannya merogoh ponsel yang bergetar dan menjawab panggilan itu.
“Lyn! Diamlah di dalam supermarket! Jangan ikuti siapapun yang mendekatimu!”
Sudah terlambat. Cailyn menangis tertahan. Ia mencoba meredam isakan agar tidak bersuara.
“Luke … tolong aku,” lirihnya gemetaran. Sesaat, tidak ada suara dari panggilan itu. Luke terdiam membuat Cailyn takut. Namun akhirnya kekasihnya kembali bersuara.
“Jaga ponsel mu jangan sampai mati. Aku akan melacak posisimu. Lyn … tunggu aku. Aku mencintai mu. Tunggu aku, oke.”
Cailyn memasukkan ponselnya…
Luca
Melarikan diri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments
Tas Ridah
mantap lanjuut thooor semangat 💪🥰
2023-12-21
1