Eps. 45
“Kau tidak apa-apa?” tanya Cailyn khawatir. Gadis ini menatap luka-luka di wajah Luke dengan seksama. Itu pasti sakit.
Setelah tiga jam berkendara, mereka akhirnya sampai di kota M, di villa milik Andi, teman baik Luke.
Hari sudah larut, suasana villa ini begitu dingin dan sepi. Namun penataannya yang cantik dan mewah membuat Cailyn takjub.
Villa dengan nuansa vintage dengan kebun-kebun bunga kecil menambah kesan cantik di villa mungil ini.
Keduanya masuk ke dalam gedung saat teman Luke membuka pintu dari dalam. Dan saat ini, ketiganya sedang duduk di sofa ruang tengah.
“Aku yang mengkhawatirkanmu. Apa kau baik-baik saja?” tanya Luke yang balik menatap wajah Cailyn. Laki-laki ini menyentuh pelan luka di mulut kekasihnya.
Cailyn meringis sakit membuat Luke menjauhkan tangannya dari wajah itu. “Maafkan aku,” sesal Luke.
Keduanya menoleh pada Andi yang datang membawa kotak p3k. “Sementara pakailah ini. Obat-obatannya cukup lengkap.
Sekarang sudah terlalu larut, jadi besok akan ku panggilkan dokter untuk kalian. Kalian istirahatlah.”
“Terima kasih,” ungkap Cailyn sungkan. Andi hanya mengangguk singkat.
“Thanks An, mungkin aku akan merepotkanmu beberapa hari kedepan.”
“Jangan sungkan. Aku juga berhutang budi pada mu. Cepatlah istirahat, aku pergi dulu, dah.” Luke melambaikan tangannya singkat, sedangkan Cailyn tersenyum lebar.
Villanya mungil tapi mewah ini memiliki tiga kamar, dapur dan ruang tamu. Cukup lengkap dan tidak terasa pengap. Dan tentu saja ini lebih besar dari rumah Paman Cailyn.
Tatapan Cailyn terpaku pada beberapa paper bag besar berwarna coklat yang sudah di dapur sejak mereka datang. Apa Andi lupa membawa itu pulang?
Luke berjalan ke arah paper bag itu dan membuka salah satu isinya. Dua buah kotak bento besar yang terlihat mahal ia bawa dan di letakkan di atas meja makan.
“Lyn, kemarilah,” suruh Luke yang sudah membuka kotak bento itu.
“Makanlah, setelah itu kita mandi. Akan ku oleskan salep sebelum kau tidur. Ah, ya … Andi juga menyiapkan pakaia…
Luca
Bermalam bersama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments