Eps. 20
"Hei Luke, mau pergi ke kantin?" tanya Andi teman terdekatnya.
"Tidak, An. Kau pergi saja dengan yang lain," ucap Luke tersenyum seadanya.
Luke menulikan pendengarannya dari suara teman-temannya yang terlihat mengkhawatirkannya. Ia hanya kehilangan minat untuk makan dan melakukan hal lain. Tidak ada yg perlu dikhawatirkan.
Ayara juga lebih sering menempel akhir-akhir ini. Dengan segala pertanyaan dengan wajah manisnya, Luke malah melihatnya seperti seekor kucing yang sedang mencari perhatian.
Laki-laki berparas tampan ini memang menyukai kelembutan Ayara, tapi tidak ada perasaan romantis yang ia rasakan pada gadis cantik itu.
"Hei, Luke. Tidak ke kantin lagi? Tadi kau menyuruhku berangkat duluan, tapi kau malah tidak datang!" rengek Ayara melebih-lebihkan.
Luke tersenyum kecil. "Aku sudah ada makanan, dan aku malas pergi ke kantin."
"Kenapa?" tanyanya dengan mata berbinar.
Luke ingin sekali menceritakan tentang Cailyn seperti biasanya. Namun, saat ia mengingat ucapan Cailyn tentang Ayara yang tidak menyukainya dan tentang perasaan Ayara pada Luke, laki-laki most wanted ini memilih diam.
"Hanya sedang malas ke kantin," jawabnya dengan senyum kecil.
"Kalau begitu, apa kau mau ku bawakan bekal?" tanya Ayara lagi dengan antusias.
"Haha tidak perlu. Ibu ku sudah membawakan aku bekal. Aku tidak bisa makan terlalu banyak," ucapnya dengan tawa kecil.
Ayara terlihat cemberut dengan bibirnya yang di majukan dua senti.
Setelah menyelamatkan Ayara saat Luke kecil, keduanya mulai dekat sampai saat ini. Luke sudah menganggap Ayara seperti saudara sendiri. Tidak ada kisah romantis untuk saudara, kan? Luke berharap, ucapan Cailyn tidak benar.
Laki-laki bersurai hitam ini sudah mencoba menjalani hari-hari seperti biasanya. Namun seolah kehilangan minat, Luke lebih suka berdiam diri di kelas dengan camilan dan ponsel di tangannya.
Bekal dari ibunya hanya sebagai alasan agar Ayara tidak merasa diberi harapan.
Pikiran Luke selalu tertuju pada Cailyn.
Sudah seminggu lebih ia tid…
Luca
Sebuah kunjungan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments