Eps. 10
Cailyn sekuat tenaga mencengkram lengan mereka yang mencoba melemparkan telur busuk di badan dan kepalanya.
"Haha, kasihan. Bau telur itu sama dengan mu, busuk!" cibir salah seorang perempuan pembuli.
Mereka mulai tertawa bersahutan kegirangan. Cailyn marah, ia mengambil sisa telur busuk yang sudah pecah di rambutnya lalu mengoleskan ke wajah wanita yang baru saja melemparnya.
Uweeeek
Wanita pembully itu muntah. Temannya yang lain mencoba membantu dan sisanya kembali melempar tomat busuk pada Cailyn.
Cailyn tertangkap, dua tangannya berhasil di pegang namun gadis yang dikeroyok itu semakin berontak. Ia juga menendang siswi yang memegang tangannya. Melakukan apapun yang ia bisa agar terlepas.
Jika setelah ini ia dikeluarkan dari sekolah, Cailyn tidak peduli. Mungkin ia akan merasa bersalah dengan paman dan bibinya tapi ia berjanji akan membalas kebaikan keduanya setelah bekerja nanti. Tidak masalah.
"Kalian beraninya keroyokan, sini satu lawan satu!"
"Gadis jal*ng, sok berani. Kau tidak tahu sedang berurusan dengan siapa!"
Apa aku dalam bahaya setelah ini? Apa aku lebih baik segera pergi dari sekolah ini?
Saat ketiga gadis pembully itu hendak melancarkan kegilaannya lagi, suara teriakan seorang laki-laki menghentikan mereka.
Ketiga nya pergi berlari ketakutan dengan menyembunyikan wajah mereka. Dengan nafas tersengal, Cailyn menoleh menatap laki-laki yang berlari ke arahnya dengan wajah khawatir.
Gadis berbau busuk ini mendudukkan tubuhnya dan bersandar pada tembok. Kepalanya sakit karena bau busuk telur di kepala dan bau lain di sekujur tubuhnya.
Menjijikkan. Aku mau muntah. Baunya sangat menyengat!
Gadis ini sangat marah dan ingin menangis tapi ia tidak ingin memperlihatkan sisi terburuknya pada Luke. Apa yang membuatnya diperlakukan seperti ini?
Dalam hati, Cailyn mengutuk dirinya sendiri yang tidak bisa menjauh dari Luke. Ia sudah mencoba menjauh tapi Luke yang selalu mendekat dan kebodohannya yang terlalu serakah untuk dekat dengan Luke membuatnya sepert…
Luca
Telur Busuk
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments