Akhir pekan itu, jet pribadi keluarga terbang membelah langit menuju Jakarta. Setibanya di kediaman megah keluarga Wijaya, suasana tegang langsung menyambut. Di dalam ruang tamu bernuansa klasik modern yang megah, Kakek Wijaya duduk di kursi jati utamanya dengan tongkat berkepala perak di genggaman. Aura dominan sang kepala keluarga terasa begitu mengintimidasi.
Shin—yang kini tampil sebagai Ria dengan pakaian wanita yang elegan—melangkah masuk berdampingan dengan Danny. Leo dan beberapa anggota keluarga besar lainnya sudah duduk berseberangan, menatap kedatangan mereka dengan raut dingin.
"Duduk," perintah Kakek Wijaya singkat, suaranya berat dan tak tertembak rasa ragu.
Danny dan Shin duduk berdampingan. Tanpa ragu, Danny menggenggam erat tangan Shin di atas pangkuan, menunjukkan keteguhan mereka di hadapan seluruh keluarga.
Kakek Wijaya menatap lurus ke arah cincin pertunangan di jari manis Shin, lalu beralih menatap Danny dengan pandangan menilai yang amat tajam.
"Tae Woo... Ria," buka Kakek Wijaya dengan nada datar. "Kakek menghargai semua pencapaian medismu di Korea. Penyamaranmu selama ini juga telah membawa nama baik bagi jaringan rumah sakit kita. Tapi urusan bisnis dan masa depan keluarga adalah hal yang berbeda."
Kakek Wijaya mengetukkan tongkatnya ke lantai satu kali. Bunyi ketukan itu bergaung kaku di ruangan.
"Lepaskan cincin itu dan batalkan pertunangan konyolmu dengan Dokter Danny Jo sekarang juga," tegas Kakek Wijaya tanpa kompromi. "Pernikahanmu dengan Leo sudah dirancang sejak lama untuk memperkuat eksistensi bisnis dan jaringan medis keluarga Wijaya. Kau tidak boleh menghancurkannya hanya demi perasaan impulsif."
Leo menyunggingkan senyum tipis kemenangan di sudut bibirnya, sementara raut wajah Shin seketika memucat menahan amarah yang mulai membuncah.
"Kakek!" potong Shin dengan suara bergetar namun tegas. "Ini bukan perasaan impulsif! Aku menyukai dan memilih Danny bukan karena emosi sesaat, tapi karena dia—"
"Cukup, Ria," sela Kakek Wijaya din…
Docter In Seoul
15. Kakek Wijaya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments