Mendengar kabar bahwa kondisi Shin sudah stabil, Danny merasa lega yang teramat sangat. Namun, keheningan di ruang ICU itu mendadak terpecah ketika ponsel di saku jas Danny bergetar kencang.
Nama Dokter Yoo tertera di layar. Danny segera mengangkatnya.
"Danny! Kau harus kembali ke Korea sekarang juga!" suara Yoo di seberang telepon terdengar sangat panik dan terburu-buru. "Direktur Utama mengalami stroke perdarahan masif dan ada aneurisma pembuluh darah otak yang pecah! Tidak ada dokter bedah di sini yang berani mengambil risiko operasi intervensi serumit ini selain kau!"
Danny tersentak. Operasi aneurisma pecah adalah prosedur hidup-mati yang membutuhkan presisi tinggi dari tangannya. Jika ia tidak tiba dalam hitungan jam, nyawa Direktur Utama rumah sakit—orang yang selama ini mendukung laboratorium mereka—tidak akan tertolong.
"Aku mengerti. Siapkan ruang operasi dan tim penunjang. Aku akan terbang ke Korea sekarang," jawab Danny tegas.
Usai menutup telepon, Danny menatap Shin yang masih berbaring lemah di tempat tidur. Shin, yang mendengar seluruh percakapan tersebut meski suaranya samar, menatap Danny dengan mata sayu namun penuh pemahaman.
"Pergilah, Danny..." bisik Shin pelan dari balik masker oksigennya, mencoba memberikan senyuman terbaiknya. "Pasien di Korea membutuhkanmu. Aku... aku sudah baik-baik saja di sini."
Danny berlutut di samping ranjang Shin, menggenggam erat kedua tangan wanita itu dan mendaratkan kecupan hangat di dahinya yang masih terasa agak hangat.
"Maafkan aku harus meninggalkanmu dalam kondisi seperti ini, Ria," tutur Danny dengan mata berkaca-kaca menahan beratnya rasa berpisah. "Tapi aku janji, begitu operasinya selesai, aku akan langsung kembali menjemputmu."
Kakek Wijaya dan Leo yang menyaksikan momen itu melangkah maju.
"Jangan khawatirkan Ria, Dokter Danny," ujar Kakek Wijaya mantap. "Seluruh tim dokter terbaik rumah sakit ini akan menjaganya 24 jam. Leo juga akan menyiapakan jet pribadi keluarga sekarang juga agar kau bisa sampai d…
Docter In Seoul
19. Panggilan Darurat dari Korea
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 51 Episodes
Comments