Sejak malam itu, hubungan keduanya mulai membaik. Meski intensitas pertemuan mereka masih sama tetapi setidaknya kali ini mereka tak lupa untuk saling menghubungi, seperti siang ini.
Arsen menimang ponselnya usai berbincang dengan Nadira tentang makan siang apa yang mereka makan.
Pria itu mengulum senyumnya tatkala mengingat kembali candaan Nadira. Perempuan itu, perempuan yang dicintainya.
Suara ketukan di pintu ruangannya, membuyarkan lamunannya. Ia berdeham dan kembali duduk tegak seperti biasanya. Galen memasuki ruangan dengan membawa beberapa berkas.
"Laporan yang Anda minta, Tuan." Galen meletakkan berkas dengan beberapa warna berbeda itu ke atas meja, tepat di samping komputer Arsen.
"Berkas kerja sama dengan walikota?" tanyanya memastikan. Galen berangsur mundur dua langkah ke belakang dan mengangguk. "Oke, silakan pergi."
Galen menunduk dan berbalik, satu tangannya sudah memegang handle pintu tapi Arsen memanggil, menundanya keluar. "Ya, Tuan? Ada sesuatu yang Anda butuhkan?" sahut Galen seraya bertanya.
"Kau sudah cari sekretaris baru?" tanyanya tanpa mengalihkan pandangannya dari layar komputer di hadapannya.
Galen kembali berbalik menghadap Arsen, "Ya, Tuan. Sekretaris baru Anda sudah dipilih sesuai kualifikasi yang Anda minta," jawab Galen.
Arsen kembali mengangguk, "Bagus, minta ia datang ke ruanganku nanti," pinta Arsen kemudian kembali fokus pada layar juga berkas-berkas yang diantarkan Galen. Kian hari, pekerjaannya semakin banyak. Untuk itu ia meminta sekretaris baru guna membantu pekerjaannya agar ia bisa sedikit lebih bebas.
Galen sudah cukup sibuk dengan segudang pekerjaannya sebagai wakil. Dan Arsen tak mau pria itu semakin sibuk dengan urusan pribadinya.
Arsen merasa kasihan karena Galen belum juga menikah. Tiap kali ditanya, Galen akan beralasan bahwa ia sibuk bekerja dan tak sempat pergi berkencan.
Tak lama setelah Galen pergi, seseorang kembali mengetuk pintu ruangannya. "Masuk!" teriak Arsen cukup keras dari mejanya. Tatapannya berganti fo…
Pewaris Itu Suamiku
PIS 09 — Menjaga Perasaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments
😈 Menghilang 👿
oh Nadira kamu istri yang bijak for you 💐😊
2024-07-24
0
☕︎⃝❥🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ ᴀɴɪssᴀ⭐
Sikap dewasa dan bijak Nadira semoga membawa kebaikan
2024-07-24
0
☕︎⃝❥🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ ᴀɴɪssᴀ⭐
wahahaha dih
2024-07-24
0