Sore harinya, sebelum pulang ke rumah, Nadira dan Arsen menyempatkan diri untuk berjalan-jalan santai di sekitar taman Ibukota.
Syukur sore itu cuaca cukup mendukung dan jalanan cukup lenggang, padahal biasanya, menjelang akhir tahun banyak sekali hilir mudik orang-orang bepergian ke luar kota.
"Bagaimana jika aku juga ikut ke Paris?" tanya Arsen saat mereka telah duduk di taman seraya memangku dua buah kacang rebus yang mereka beli di pintu masuk.
Nadira sontak menoleh, "Apa? Kamu mau ikut?" Nadira balik bertanya. Arsen mengangguk mantap sambil memasukkan sebiji kacang yang telah ia kupas.
"Are you serious?" kaget Nadira. "Kalau kamu ikut aku penelitian di Paris, terus pekerjaanmu gimana, Mas? Masa ditinggal?" tanya Nadira bingung.
Pria disampingnya itu hanya mengedikkan bahu ringan. "Kan ada Galen," jawab Arsen santai.
Nadira melengos tak habis pikir. "Maksudmu, semua pekerjaanmu Galen yang urus, begitu? Nanti bagaimana —"
"Trust me, he can. Aku hanya akan menangani client penting dengan video konferensi. Lagipula, aku khawatir jika kamu pergi sendiri, di sana itu kan sangat bebas, Sayang. Terlebih lagi sedang musim dingin, kalau kamu kedinginan dan tak ada yang menghangatkan bagaimana?" kata Arsen panjang.
"Pewaris memang beda," celetuk Nadira asal, membuat Arsen terkekeh geli.
Sesaat kemudian, mereka hanya menikmati sore itu dengan bercengkrama lebar tentang apapun. Menghabiskan waktu kualitas bersama ternyata cukup untuk menambah kedekatan mereka.
Senja membayang garis-garis merah di bentangan langit, Arsen mengajak Nadira pulang sebelum malam menjelang. Sambil berpegangan tangan, keduanya berjalan ke luar taman Ibukota.
Sebelum memasuki mobil, sayup-sayup keduanya mendengar suara teriakan anak kecil. Di sana, di tepi jalan yang cukup ramai, seorang anak kecil meraung menangis mencari ibunya.
Melihat hal itu, Nadira tak bisa tinggal diam. Ia berlari meninggalkan Arsen yang sudah membuka pintu mobil. Mendapati istrinya berlari kencang, Arsen refleks mengikutinya…
Pewaris Itu Suamiku
PIS 10 — Mendamba Buah Hati
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments
😈 Menghilang 👿
hahaha Miss Author kamu cerdas 👍🌹😊
2024-07-24
1
☕︎⃝❥🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ ᴀɴɪssᴀ⭐
Kehadiran anak akan selalu dinantikan dan didambah, terlebih untuk pasangan yang lama menikah. Tak ayal cibiran, gunjingan, bahkan hinaan secara terang-terangan akan menjadi sebuah titik prustasi khususnya seorang istri. Sikap sabar dan saling menerima adalah kunci yang tepat. Semoga Nadira dan Arsen berhasil sepulang dari Paris.
2024-07-24
1
☕︎⃝❥🍾⃝ͩ𝐕ɪᷞᴠͧɪᷠᴇᷧ ᴀɴɪssᴀ⭐
suka-suka kau lah kak yg penting aku baca dan puas dengan karyamu🤭🤭🤭semangat menelusup ke cela biar tambah dramatis💃💃💃💃👍
2024-07-24
0