Arsen bersorak gembira bahkan meloncat-loncat saking senangnya saat tahu akhirnya Nadira hamil. Diciuminya istrinya berkali-kali, syukur pun tak lupa ia panjatkan kepada Tuhan. Sang dokter pun turut tersenyum bahagia.
"Terimakasih, Sayang! Terimakasih!" ucapnya senang mendapat apa yang selama ini didamba. "Mulai dari sekarang, kita harus menjaga janin ini dengan baik, ya, Sayang. Kamu harus banyak istirahat dan jangan stress, ya kan, Dok?"
Sang dokter pun mengangguk. "Betul, nanti akan saya resepkan vitamin dan susu ibu hamil untuk Bu Nadira," kata sang dokter kemudian menulis obat apa saja yang perlu dikonsumsi Nadira selama kehamilan pertamanya.
Setelah memberikan secarik kertas itu dan berpesan kepada Arsen agar menebusnya Dokter Dewi pun berpamitan sebab masih ad jadwal visit pasien lain.
Berbeda dengan Arsen yang kentara bahagia hingga senyum lebar itu tak lepas dari wajahnya, Nadira justru merasa takut dan cemas. Takut karena ia teringat kejadian buruk yang menimpanya dulu, cemas karena setelah tahu dirinya hamil, Arsen pasti akan melarangnya bekerja dan juga, bagaimana dengan disertasi serta penelitiannya?
Setelah kepergian dokter Dewi, Arsen sibuk menelepon, entah siapa yang diteleponnya hingga begitu heboh. "Aku tak mau tahu, pokoknya pesta ini harus diadakan dengan meriah!" serunya kepada seseorang di seberang telepon.
"Mas," panggil Nadira pelan.
Arsen mengakhiri panggilannya lalu beralih kepada Nadira. "Ya, Sayang, kamu mau apa? Katakanlah," jawabnya cepat sambil mengambil duduk tepat di hadapan istri yang terlihat sendu.
"Kok masam? Ada apa, Sayang? Ada yang sakit, ya? Kita ke rumah sakit?" tanyanya panik. Nadira menggeleng tetapi lisannya masih terkatup rapat, ragu berkata, membuat Arsen kian bingung.
"Terus kenapa? Kamu lagi itu, ya, apa namanya kalau orang hamil mau sesuatu? Errr ... Ngadem?" cetusnya asal.
Anehnya, celetukan asal Arsen itu membuat Nadira tertawa sampai terpingkal-pingkal. "Mas, astaga, hahaha ... "
"Kok ketawa?" Arsen bingung tetapi…
Pewaris Itu Suamiku
PIS 14 — Ketakutan yang Berlebih
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments
🟡♨ˢᶜѕ⍣⃝✰❤️⃟Wᵃf₭Ⱡ₳Ɽ₳♕⃟ᶜᶻⱽ🍇
secangkir /Coffee/ meluncurr
2024-08-05
0
Mukmini Salasiyanti
MaasyaaAlloh, Arse-Na....
4 CadeBay...
Gift udah..
Like udah..
Vote too???
oke deh...
Apapun itu 4 U.... 😍
2023-12-25
2
ᴍɪss_dew
duuuhhh ngidam /Curse//Curse//Curse/
2023-12-25
1