Di sebuah ruangan yang tampak sepi Nadira tampak tertidur tak sadarkan diri dengan napas yang teratur. Wajahnya tampak pucat namun tetap cantik nan tenang.
Ruangan itu terlihat besar dengan jendela yang sedikit terbuka dan gorden putih yang berkibar tertiup angin.
"Ugh!" Nadira meringis saat menggeliatkan tubuhnya, matanya mengerjap secara perlahan lalu membuka sempurna. Pandangan pertama yang ia lihat adalah langit-langit ruangan yang putih.
Nadira menarik tubuhnya untuk bangun, sebelah tangannya ia gunakan untuk menopang tubuh sedangkan yang satu lagi ia gunakan untuk memegangi kepalanya yang terasa berdenyut. Hal yang pertama ia rasakan adalah rasa pusing dan asing. Ia tak mengenali tempat itu.
"Di mana ini?" gumamnya seraya mengedarkan pandangannya.
"Kau di tempat yang aman," jawab sebuah suara yang rendah.
Nadira menoleh dan melihat Bara berdiri di ambang pintu dengan membawa sebuah nampan berisi segelas susu dan beberapa kudapan ringan. Selama beberapa saat, Nadira termangu di tempatnya, memastikan bahwa penglihatannya tak salah.
"Bara?!" ucapnya sedikit tercekat. Dengan cepat ia beringsut dari kasur. Bara tampak melangkah masuk dan menutup pintu, rasa takut kembali menggerayangi hatinya.
"Jangan mendekat!" teriaknya sambil mundur beberapa langkah. Bara tak memedulikan teriakan Nadira yang memintanya jangan mendekat, ia terus melangkah hingga ke sisi kasur yang lain.
"Aku memaklumi sikap defensifmu itu, mengingat bahwa aku pernah menyakitimu dulu. Tapi percayalah, kali ini aku tak akan menyakitimu," kata Bara seraya meletakkan nampan itu di atas nakas tepi tempat tidur. Mata Nadira tak lepas dari memerhatikan Bara, bersikap siaga, takut kalau pria itu berdusta.
Bara lalu berbalik menatap Nadira yang kini tampak kalut dan takut, Bara meringis dalam hati tatkala mengingat perbuatannya dua tahun silam pada perempuan di hadapannya itu. Sungguh-sungguh buruk dan keji hingga Bara tak tahu bagaimana cara menebus kesalahannya yang lalu.
Bara hanya tersenyum kaku, "Bai…
Pewaris Itu Suamiku
PIS 22 — Tak Disangka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 30 Episodes
Comments
Little Girl ¹
Awas kalau terjadi sesuatu pada Nadira gw doain kalian berdua masuk neraka
2024-07-24
0