“Ayo buruan, Bang!” seru Mutiara.
Panas terik matahari menyengat kulit. Jalan raya macet dan bising dipenuhi dengan klakson dari berbagai kendaraan umum dan pribadi. Setelah mendapatkan informasi keberadaan Bulik dan Dio dari tetangga. Mutiara segera memesan ojek online. Namun saat ini panas terik matahari dan jalan macet membuat Mutiara semakin kesal.
“Bang... nggak ada jalan yang lain ya? Macet banget nih! Teman saya kecelakaan loh, Bang! Ayo buruan... ngebut bang! Tuh lampunya udah Ijo... ayo bang buruan!” seru Mutiara seraya menunjuk ke arah lampu lalu lintas.
“Iya sabar ya, Kak!” Jawab supir ojek online sembari menggeleng-gelengkan kepala.
Setelah melewati drama macet dan panas akhirnya Mutiara tiba di rumah sakit Vita Jaya.
“Nih, Bang! Makasih, kembaliannya sama Abang aja!” ucap Mutiara terburu-buru.
Setelah menanyakan kepada suster, akhirnya Mutiara menemukan informasi ruangan di rawat. Saat memasuki ruangan rawat inap, tiba-tiba Handphone di dalam tas Mutiara berbunyi. Ternyata ada panggilan dari Lili.
“Halo... kenapa Li?” tanya Mutiara seraya melangkahkan kaki mencari ruangan nomor 27.
“GILA LO YA!” seru Lili dengan suara melengking hingga Mutiara menjauhkan Handphone dari telinganya.
“Lo kenapa sih! Kok teriak-teriak nggak jelas?” kesal Mutiara.
“Lo kemana sih! Gue nyariin lo kemana-mana tapi nggak ada. Lo jangan aneh-aneh deh! Sampai jam pulang sekolah gini, barang hidung lo nggak nongol-nongol kemana lo! Ayo buruan ngomong, Ra! Jangan bikin gue overthingking dong. Semua orang gue tanya, tapi nggak ada satu pun yang tau. Penjaga satpam bilang, lo di suruh Bu Lilis beli penggaris. Sejak kapan Bu Lilis nyuruh lo beli penggaris, kok gue baru tau ya. Lo sebenarnya kemana sih, Ra?” jelas Lili dengan nada khawatir.
“Astaga! Gue baru ingat... sorry... sorry Li! Gue lupa ngabarin lo. Ini... ini gue... halo... Lili... jaringan gue kayaknya putus-putus deh! Hal... Lili... halo!” Mutiara sengaja mematikan jaringan seluler Handphonenya.
“Kebiasaan memang anak satu in…
My Sweetheart
Kecewa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 24 Episodes
Comments