Panas matahari menyengat kulit. Tanah tampaknya retak dan kering keronta, seolah-olah berteriak meminta air hujan. Namun, alam layaknya bersekongkol dengan Mutiara. Dia tidak perlu capek-capek mencari Kenzo, karena dia sendiri yang datang menghampiri Mutiara.
“Halo Mutiara cantik, cintaku, pujaan hatiku,” sapa dengan nada menjijikkan.
Plak!
Satu tamparan keras tepat mengenai pipi kanan Kenzo. Semua orang sangat terkejut. Bahkan suara-suara berisik di kantin seketika diam hening, hanya terdengar.
“Kok lo nampar gue sih, Ra? Salah gue apa coba?” tanya Kenzo seraya menahan malu, karena semua pandangan siswa lain mengarah pada mereka.
“Emang kenapa... lo nggak terima? Lo pantas mendapatkan itu!” balas Mutiara.
“Apaan sih, Ra! Gue nggak ngerti maksud lo apaan. Gue cuman mau ngobrol baik-baik sama lo, tapi lo malah nampar gue,” debat Kenzo.
“Halah... nggak usah banyak bacot deh lo! Gue udah muak sama kelakuan lo yang tengil, belagu, banyak gaya, dan selalu sepele dengan semua orang,” geram Mutiara semakin menjadi-jadi.
“Ra... kok lo kasar banget sih! Udah deh, mending kita cabut aja yok, Ra,” lirih Lili dengan raut wajah cemas.
“Nggak... gue nggak bakalan pergi sebelum manusia belagu ini tau kesalahan. Dan biar dia tau rasanya di permalukan di depan umum. Siapa suruh lo bully anak orang hah? Lo pikir dengan kekayaan dan jabatan orang tua, lo bisa enaknya sama orang lain,” seru Mutiara dengan emosi menggebu-gebu.
Keadaan semakin memanas, di tambah dengan jumlah siswa yang semakin banyak, memenuhi seisi kantin.
Mereka kepo dengan permasalahan yang sedang terjadi. Mereka harus melihat dan mengabadikan momen ini, karena jarang-jarang Mutiara mau berkelahi di depan umum, hanya karena membela seseorang.
“Cukup... cukup, Mutiara! Kalian ini seperti anak-anak aja. Ini sekolah, mending kalian dua selesaikan di luar sekolah! Yang lain semuanya bubar, kalian berdua ikut saya ke ruangan BK,” tegas Bu Wati yang segera datang menyudahi keributan yang terjadi.
“Kan gue bilang apa! Lo…
My Sweetheart
Peduli atau Cinta?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 24 Episodes
Comments