Ternyata

“Lo kemarin kemana aja? Jangan bilang lo rela bolos demi si anak baru kurang ajar itu?” selidik Lili dengan gaya sinis.

“Nggak!” jawab Mutiara dengan cuek.

“Nggak apa, kalau ngomong itu yang jelas dong, Ra! Gila lo ya, bayangkan seorang Mutiara rela bolos seharian buat nyariin orang baru itu. Bahkan lo rela ninggalin gue, teman lo sedari kecil, yang kemana-mana kita selalu bareng, Ra. Gue bingung sama konsep berpikir lo, Ra!” Lili terus merepet hingga membuat Mutiara jenuh.

“Lo berisik banget sih kayak bebek!” sergah Mutiara dengan tatapan kesal.

“Lah... emang kenapa! Emang faktanya gitu kan? Harusnya gue yang marah... bukan malah lo!” balas Lili tak mau kalah.

“Iya Lili, gue minta maaf! Silahkan marah sama gue,” ujar Mutiara.

“Kenapa lo... kok lemas banget? Belum sarapan atau jangan-jangan lo sakit?” kata Lili sembari memegangi jidat Mutiara.

“Ah... normal kok!” tambah Lili dengan santai.

Sementara Mutiara diam cuek dengan pernyataan Mutiara.

“Lo berantem ya sama anak baru itu?” selidik Lili dengan suara berbisik.

“Nggak,” jawab Lili cuek.

“Buktinya dia nggak masuk sekolah,” tambah Lili sengaja memanas-manasi Mutiara.

“Ya mana gue tau, emang gue emaknya yang harus tau dia lagi apa, dimana, sama siapa, dengan siapa gitu? Heh... gue juga punya kehidupan yang lain. Yakali dia aja yang gue urus... emang dia siapa?” kesal Mutiara.

“Ah tumben!” ucap Lili seraya mengeluarkan buku dari dalam tasnya.

“Nggak tau. Mending lo diam aja, belajar yang benar. Tuh Bu Lilis udah nongol,” elak Mutiara.

“Hmmm... iya, iya! Perasaan lo yang kemarin ninggalin gue, harusnya itu gue yang marah, ini malah kebalik,” cerewet Lili, namun Mutiara tidak menggubrisnya.

Sepanjang pelajaran berlangsung, Mutiara tidak bisa fokus. Perasaannya campur aduk, antara kesal, marah, dan malu. Dia tidak terima atas sikap dan perlakuan Dio. Belum pernah ada satupun cowok yang menolaknya. Bahkan mereka sampai antri agar bisa dekat dengan Mutiara. Bahkan selama ini, mereka mengemis perhatian Mutiara, tapi kok y…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!