Mentari berlutut disamping Aya yang sedang menggambar pola desainnya.
"Maaf kak Aya!" tangannya terangkat ke atas.
"Memangnya kesalahan apa yang kamu lakukan, Tari?" tanya Aya pura pura tidak tahu dan dia tidak menoleh pada Tari sama sekali.
"Ngasih nomor hp kak Aya tanpa izin." jawabnya menyesali perbuatannya.
"Kamu tau aku gak suka, kenapa kamu tetap ngasih nomorku dan kamu ngasih dengan tanpa izinku, Tari."
"Iya aku tahu aku salah. Maaf kak. Tapi Mas Kai bukan orang jahat loh. Dia sangat sopan. Mas Kai juga janji sama aku gak akan nyakitin kak Aya."
Penuturan itu bukan membuat hati Aya luluh, tapi bertambah emosi.
"Baik, sopan? Tampilan luar doang, Tari. Aslinya mah dia jahat." rutuk Aya dalam hatinya.
"Kak, maaf." Tari memasang wajah memelas.
Aya tidak peduli, dia terus melanjutkan menggambar pola desainnya. Sedangkan Tari masih terus berlutut dan memohon maaf padanya.
"Aku janji gak akan ngasih nomor kakak sama siapapun lagi tanpa izin. Maafin aku dong, kak."
Aya masih tidak merespon, dia hanya memasang raut wajah kesal sambil terus menggambar pola desainnya.
"Kak, aku akan lakuin apapun supaya kak Aya mau maafin aku." Kalimat ini berhasil membuatnya mendapat perhatian sahabatnya yang sedang marah itu.
"Oke aku maafin, tapi sebagai hukuman kamu harus bantu aku gunting pola, terus pulang kuliah traktir aku makan malam."
Tari tersenyum lega, "Oke, deal." jawabnya yang langsung melaksanakan tugas demi dimaafkan oleh sahabat baiknya itu.
Karena bantuan Tari, hari ini sepertinya Aya bisa pulang lebih awal. Ada untungnya juga dia marah sama sahabatnya itu.
Sementara itu, di kantornya Kai justru sedang serius menatap layar komputer didepannya. Dia sedang memilih bunga untuk dia kirimkan pada si cantik yang membuatnya berbunga bunga setiap hari.
"Kopi anda, boss."
Sekretarisnya meletakan segelas kopi diatas meja.
"Anita, menurutmu bunga apa yang bagus untuk dikirimkan sebagai hadiah?"
"Hmm, bunganya untuk siapa boss? Maksudnya dia sosok yang seperti apa?"
Sebentar Kai…
Leave Me (Love Me)
7 Buket bunga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments