49 Pelukan hangat

Kai membawa Aya ke rumah bundanya. Dia membujuk Aya untuk percaya padanya dan ikut bersamanya ke rumah bunda. Awalnya Cahaya tidak mau. Dia bersikeras ingin tetap tinggal di apartemen Anggi sampai hari kelulusannya. Tapi, kemudian dia luluh juga dengan bujukan Kai.

"Bagaimana kalau bunda tidak menyukai aku, mas?"

"Percayalah, Ay. Bunda sangat menyukai kamu."

"Tapi, malam itu..."

"Bunda hanya mengira mungkin kamu tidak nyaman karena keberadaan Aisyah dan..."

Kai tidak melanjutkan ucapannya, rasanya mulutnya akan kotor jika menyebutkan nama wanita itu.

"Jangan takut, kamu akan diterima dengan baik oleh bunda." menyentuh tangan Aya lembut.

Kai membukakan pintu mobilnya untuk Cahaya, menuntunnya masuk ke rumah.

"Bunda, aku pulang!"

Pintu rumah terbuka, memperlihatkan bunda yang berdiri menatap sendu wajah takut Cahaya. Tangannya terulur keduanya meminta Cahaya datang kepelukannya.

"Ay, bunda menunggu." bisik Kai yang membuat Cahaya yakin untuk melangkah.

Azizah memeluk Aya dengan hangat saat gadis itu berani menerima uluran tangannya. Pelukan itu hangat. Pelukan seorang ibu yang tidak pernah dirasakan oleh Aya sebelumnya, kini dia rasakan untuk pertama kalinya. Air matanya bahkan tidak tahan untuk jatuh sangking bahagianya dia merasakan pelukan hangat dari seorang ibu.

Sebelum membawa Cahaya ke rumah ini, Kai sudah lebih dulu menceritakan semuanya pada bundanya tentang Warti. Tidak, Kai hanya menceritakan tentang masa lalu yang membuat Aya mengalami trauma yang luar biasa. Kai tidak menceritakan secara detail, dia hanya menggambarkan garis besarnya saja.

Untungnya, Azizah bisa menerima seburuk apapun kisah Aya dimasa lalu. Dia jugalah yang meminta Kai untuk membawa Aya ke rumahnya. Bukan hanya untuk diajak makan malam sebentar, tapi Azizah menyarankan agar Cahaya tinggal bersamanya sampai dia lulus kuliah dan nanti saat Kai menikahinya barulah boleh di bawa pergi. Selain itu, selama Aya tinggal di rumahnya, Kai harus tetap tinggal di apartemennya. Dia hanya boleh berkun…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

RINA ASTUTI

RINA ASTUTI

gak sabar ingin melihat si nenek lampir ibunya Cahaya menerima pembalasan atas perbuatan tak bermoral nya terhadap anak kandungnya sendiri.
Semangat kakak Author, ditunggu kelanjutannya 💪

2024-08-20

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!