58 Terimakasih, Bunda

Warti tiba di kediaman Anton. Kebetulan hari itu Anton sedang dalam keadaan tidak sehat, sendirian di rumahnya karena Doni pergi entah kemana.

"Apa yang kamu ceritakan pada mas Hasan!" teriak Warti begitu dia menemukan Anton yang terbaring lemah di ranjangnya.

"Bagaimana kamu bisa datang ke rumahku..."

"Kamu pikir aku bodoh? Kamu pikir aku tidak bisa menemukan keberadaan kamu."

Warti mengambil bantal lain yang ada di samping Anton.

"Apa yang mau kamu lakukan, Warti?!"

Anton mencoba bergerak untuk bangun, tapi tubuhnya yang lumpuh itu tidak bereaksi sama sekali.

"Manusia sampah seperti kamu tidak pantas bernapas lagi di dunia ini, Anton." gertaknya geram.

"Jangan. Tolong! Hmmppp..."

Warti yang kalap akhirnya menindihkan bantal ditangannya tepat diwajah Anton hingga Anton merasa lemas dan kesulitan bernapas. Warti tertawa puas saat menyiksa mantan suaminya itu. Dia sudah tidak waras. Wanita itu benar benar gila.

Warti berhenti kala merasa tidak ada lagi perlawanan dari Anton. Ya, Anton telah kehabisan napasnya. Dia meninggal dalam keadaan yang tragis dibunuh oleh mantan istrinya.

"Dasar lemah. Tidak berguna. Hanya dengan seperti ini kamu mati..." ocehan Warti sambil memastikan bahwa tidak ada lagi hembusan napas dan denyut nadi pada Anton.

"Dia benar benar mati. Bagaimana ini?!"

Warti ketakutan. Dengan segera dia bergegas keluar dari rumah itu dengan berlari kencang.

"Semoga tidak ada yang tahu aku telah membunuh bajingan itu." gumamnya sambil terus melangkah semakin jauh meninggalkan rumah Anton.

.

.

.

Cahaya tampak sangat cantik dalam balutan gaun pengantin yang akan dia pakai untuk acara resepsi pernikahannya dua minggu lagi. Gaun ini dipilih langsung oleh Azizah, tentu saja setelah diskusi dengan calon menantunya itu.

"Masya-Allah, kamu cantik sekali sayang." puji Azizah.

"Terimakasih, Bunda."

Pantulan dirinya dicermin besar itu terlihat begitu anggun. Gaun yang dipakainya mengingatkannya pada kakaknya yang pernah berjanji akan membuatkan gaun untuknya. Hingga tan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Siti Zuriah

Siti Zuriah

dasar warti dia yg ngbunuh dia yg takut sendiri kemana pun km lari pasti km bakal k tangkep jg warti karna sidik jari mu msh melekat d bantal, smoga pernikahan cahaya d lancarkn ga ada halangan apa pun dan smoga aja si warti ga dtg mengacaukan pernikahan cahaya

2024-08-29

1

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!