Kai tiba di rumah bunda sendirian. Padahal dia tadinya memberi tahu untuk membawa Cahaya makan malam ke rumah bunda. Apa yang diharapkan Ken menjadi kenyataan, dia pun tersenyum senang karena Kai tidak membawa Cahaya. Sementara Azizah dan Kania terlihat kecewa melihat Kai datang sendiri tanpa Cahaya.
"Loh Kai, kok sendirian. Cahaya mana?" tanya Azizah celingukan menatap kearah pintu berharap Cahaya nongol di balik pintu yang jelas sudah tertutup rapat kembali.
"Kai, kenapa diam saja. Mana Cahaya?"
"Mas, kak Cahaya mana?" Tanya Kania yang ikut mendekati Kai yang masih berdiri diam di hadapan bunda.
"Kai, ada apa nak?"
Azizah meraih kedua tangan Kai, ditatapnya wajah datar Kai yang membuatnya merasa khawatir tanpa alasan yang jelas.
"Ada apa nak?"
"Cahaya pergi ninggalin aku, bunda." jawab Kai datar diikuti dengan bulir bening yang menetes dari pelupuk matanya.
"Apa?! Kak Cahaya pergi kemana mas?"
"Gak tau dek. Dia gak ada dimanapun. Mas juga gak bisa menghubunginya."
"Kalian bertengkar?" tanya Azizah sambil menghapus bulir bening dipipi putra sulungnya itu yang hanya merespon dengan gelengan kepala.
Tidak tahan melihat Kai seperti itu, Azizah pun memeluknya. Mengelus punggungnya, membiarkan dia menangis.
"Maafkan bunda, nak. Harusnya bunda membuat nak Cahaya nyaman saat pertama dia ke rumah ini. Bunda mengacaukan semuanya..."
"Gak, Bunda. Semua ini bukan salah bunda. Justru aku yang bodoh, ini kesalahanku. Aku tidak menyadari apapun. Aku terlalu bahagia hingga tidak menyadari Cahaya mencoba berpamitan padaku."
"Apa yang terjadi mas. Kenapa kak Cahaya pergi seperti ini..." Kania ikut memeluk Kai.
Selama hidupnya, Kania baru kali ini melihat Kai serapuh ini. Selalunya Kai adalah sosok yang sangat kuat dan tegas. Tapi, melihat bagaimana rapuhnya dia saat ini, Kania dapat merasakan betapa Kai sangat mencintai Cahaya.
Tidak jauh berbeda dengan Kania, Ken pun merasakan apa yang sedang dialami mas nya.
"Maafkan aku mas. Aku tidak tahu kalau mas sudah jatuh sedalam ini untuk…
Leave Me (Love Me)
43 Rapuh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments
Siti Zuriah
cara aja sendiri cahaya ken karna itu smua ulah mu
2024-08-15
1
Siti Zuriah
bener tuh anggi omelin aja tuh si ken, si ken itu pikirin nya udh kek perempuan lebay banget ngeselin emang si ken 😠
2024-08-15
1
Siti Zuriah
skrg aja km menyesal ken pas liat mas mu udh ga ada semangat hidup nya mangka nya sblm bertindak itu hrs d pikir dulu bakal ada yg kecewa apa ga ken.. ken... dasar bodoh
2024-08-15
1