18 Calon kakak ipar

Tok tok!

Kania mengetuk pintu kontrakan Aya, tapi tidak ada yang merespon.

"Benarkan ini nomor 204..." memastikan angka yang tertera di bagian atas pintu itu.

Tok tok!

Ketukan kedua didengar oleh Kai.

"Ay, aku lihat siapa yang datang dulu ya."

"Hmm."

Kai tersenyum, mengelus lembut kepala Aya sebelum akhirnya dia bergegas melihat siapa yang mengetuk pintu barusan.

Krek...

Kai membuka pintu dan mendapati Kania berdiri disana memegang berkas dan laptop yang dia minta Anita mengantarkannya.

"Taraaa...!" seru Kania yang membuat Kai kaget.

"Dek, kamu kasih Anita apa sampai dia memberitahu kamu alamat ini?"

Kania tidak menjawab, dia hanya mengangkat kedua bahunya sambil melangkah masuk.

"Mana dia, mas?" celingukan mencoba menemukan keberadaan Aya.

"Gak ada photo sama sekali di sini. Dindingnya sepi amat." celotehnya melihat lihat keadaan rumah.

"Dia gak suka memajang photo."

"Kenapa?"

"Tanya sendiri sama orangnya."

Kai melangkah mendekati pintu kamar lalu membukanya. Kania pun melangkah mendekat, mendongak masuk ke kamar.

Matanya bertemu dengan mata sendu Aya yang tampak kaget dengan kehadiran Kania.

"Hai!" sapa Kania dengan melambaikan tangannya pada Aya yang dibalasnya pelan.

Kai masuk lebih dulu, duduk di pinggir ranjang dekat kaki Aya.

"Ini Kania, adikku. Anak kedua." tutur Kai mengenalkan Kania pada Cahaya.

"Dek, ini Cahaya."

"Halo. Senang mengenal kamu." sapa Kania yang direspon dengan senyuman ragu saja oleh Aya.

"Cantik ya. Wajar sih mas tergila gila." Bisik Kania yang juga didengar oleh Aya.

"Udah sana kamu kembali ke kantor." usir Kai.

"Bentar dulu ngapa mas. Aku mau ngobrol dulu sama calon kakak iparku." protesnya yang malah duduk di pinggir ranjang di dekat kepala Aya.

"Sudah tidak panas. Tapi kamu pasti masih merasa tidak enak, kan?" Kania menyentuh dahi Aya dan Aya mengangguk pelan.

"Cepat sembuh ya. Kalau kamu sakit, mas Kai akan sangat khawatir."

"Kania!"

"Apa? Aku mengatakan kebenaran kok."

"Iya. Yaudah sana balik kantor lagi."

"Iya ah bawel." Kania kesal.…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!