Warti keluar dari kamar mandi dengan raut wajah puas. Dia yakin, Cahaya akan segera pergi dari kehidupannya dan juga keluarga Kai.
"Kuman kecil sepertimu tidak berpengaruh sama sekali, Cahaya." Bisiknya dalam hati.
Dia sudah kembali ke ruang tengah, ikut mengobrol dengan Azizah dan Kania. Sedangkan Aisyah, Ken dan Kai masih bergelut dengan skripsi milik Ken.
"Ken, mas kebelakang bentar ya!"
Kai langsung melangkah cepat, langkahnya diperhatikan oleh Warti. Ada sedikit ketakutan dalam dirinya, takut takut kalau Cahaya malah mengadu pada Kai dan semuanya akan berbalik padanya.
Tok tok!
"Aya, sayang!" Seru Kai yang membuat Aya cepat cepat mengatur emosinya.
Dia berdiri, merapikan rambutnya dan bajunya. Dia tidak ingin Kai curiga.
"Mas Kai, aku mau pulang sekarang!" ucap Aya saat membuka pintu kamar mandi.
"Kamu kenapa, Ay? Apa kamu merasa tidak enak badan?!"
Kai memeriksa keadaan Cahaya, menyentuh wajahnya, mengelus rambutnya dan menariknya masuk dalam pelukannya.
"Apa kamu ketakutan?" tanya Kai saat merasa tangan Aya gemetar.
"Aku mau pulang sekarang, mas Kai."
"Iya sayang, mas antar ya."
Kai melepas pelukan, merangkul Cahaya dan membawanya pergi dari rumah itu tanpa pamit pada bundanya. Kai kecewa karena dia mengira bundanya yang sengaja mengundang Aisyah dan Warti sehingga membuat Cahaya tidak nyaman.
"Nak Cahaya!" Sapa Azizah tapi Aya tidak menoleh sama sekali, karena Kai menariknya melangkah sangat cepat.
"Loh, Kai kalian mau kemana?!" Teriak Azizah hendak menyusul.
"Mungkin mas Kai mau mengantar kak Cahaya pulang, Bun." sambung Kania.
"Loh, bunda bahkan belum sempat ngobrol sama nak Cahaya. Mas mu main antar pulang saja!" rutuknya kesal.
Kania mengelus punggung bundanya agar lebih tenang.
"Sudah berapa lama nak Kai kenal Cahaya, dek Azizah?"
"Waduh, gak tau juga sih mbak yu."
"Maaf loh dek Azizah, bukannya apa apa. Tapi, seperti yang aku lihat, nak Cahaya itu liar."
"Maksud tante apa?" tanya Kania tidak suka dengan penilaian Warti pada Cahaya.
"Ya, gini loh nak Ka…
Leave Me (Love Me)
39 Omong kosong
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 60 Episodes
Comments