Nasihat Ayah

Karena sudah malam hari, Abrar memutuskan untuk kembali ke rumahnya. Dia terus saja membayangkan perkataan teman-temannya.

Apakah dia harus menuruti ide gila dari temannya, atau malah mengabaikannya. Akan tetapi, ide tersebut tergolong masuk akal.

Karena sibuk memikirkan hal tersebut, Abrar baru bisa tidur saat jam menjelang dini hari.

Keesokan harinya, Ilham pulang karena sudah masanya cuti. Dia mengajukan cuti selama seminggu. Ini pertama kalinya dia pulang, semenjak Rina memberitahukan padanya, tentang batalnya lamaran untuk Nika.

"Di mana Abrar?" tanya Ilham pada Rina.

Mereka sedang menikmati sarapan.

"Sepertinya masih tidur, baguslah kamu pulang, nasehati lah anakmu." cetus Rina.

"Jik boleh, bagaimana jika aku menasehati mu aja?" tanya Ilham hati-hati.

"Apa maksudmu?" tanya Rina dengan nada marah.

Ilham menghela napas. "Biarkan anakmu bahagia. Biarkan dia bersama Nika." ungkap Ilham.

"Tidak, dia tidak akan bahagia jika bersama dengan Nika. Kenapa kalian tidak mengerti sih? Aku begini karena menyayanginya, aku gak mau dia kecapean Yah, aku gak rela jika ia harus menafkahi tiga orang lainnya selain Nika." jelas Rina.

"Tapi, bukankah itu bisa di anggap sedekah? Siapa tahu, dengan mengasihi dan menafkahi anak yatim piatu, rezekinya Abrar tambah deras dan juga berkah. Dan yang pasti, Abrar mendapatkan pahala yang luar biasa." tutur Ilham.

"Dengan berbakti kepada kedua orang tua, pahalanya lebih besar Yah ..." sahut Rina kemudian bangkit seraya membawa piring yang belum juga habis isinya. Dia meninggalkan Ilham seorang diri.

Karena sudah tidak nafsu makan, Ilham pun memilih menyudahi kegiatannya. Dia pun mencuci tangan dan membereskan sisa makanan yang berada di meja.

"Memang dia pikir, pahala hanya bisa didapatkan dengan merawat anak yatim? Bilang aja mau menyusahkan anak sendiri." Rina ngedumel.

Rina masih tidak habis pikir dengan pikiran orang-orang. Padahal yang dia lakukan ialah sebagai bentuk peduli seorang Ibu terhadap anaknya.

Dan sekarang Rina sudah berada d…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

sukensri hardiati

sukensri hardiati

beruntung nika punya uwak syamsul yg amanah

2025-12-30

0

Teteh Lia

Teteh Lia

Ayah nya lebih bijaksana daripada ibunya.

2024-08-12

1

kaylla salsabella

kaylla salsabella

lanjut thor semangat berkarya thor 🥰🥰🥰

2024-08-10

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!