Hardi memeluk erat tubuh Safa yang rubuh di pelukannya. Mereka berdua sama-sama menangis, tentu saja tangisan bahagia.
Begitu juga dengan Nika, dia memeluk Kanaya dengan senyuman bahagia.
"Akhirnya, kamu menemukan kebahagian Safa." batin Nika.
Setelah beberapa saat saling larut dalam kebahagian, akhirnya mereka pindah. Masing-masing dari mereka memasuki kamar.
Kanaya tidur sendiri, sedangkan Nika masih satu kamar dengan Amar. Dan Safa, menempati kamar yang sebelumnya kosong.
Karena semalam Hardi sudah menghubungi Ibunya, pagi-pagi sekali Reni sudah tiba ke rumah Nika. Dia gak sabar ingin memeluk cucunya.
"Safa sudah bangun?" tanya Reni meletakkan hasil buruannya untuk sarapan sekeluarga.
"Sepertinya masih di kamar." sahut Nika.
"Ah, aku udah gak sabar ... Biar Ibu bangunkan mereka. Nanti biar kita sarapan bareng. Kamu gak usah repot-repot untuk masak. Ini udah Ibu bawakan beberapa jenis sarapan." terang Reni menggebu.
"Makasih Bu ..." balas Nika sungkan.
Betapa beruntungnya Safana, bisa mendapatkan mertua sebaik Bu Reni. Andai aja, Nika bisa menikah dengan Abrar, mungkin dia akan mengalami kisah yang sebaliknya.
Benar saja, karena tidak sabar menunggu. Reni mengetuk pintu kamar Safana, dia berhasil membangunkan pasangan suami istri itu.
"Kenapa masih tidur sih? Kan udah Ibu katakan, jika Ibu akan kesini." cerocos Reni.
"Kan gak mungkin, sepagi ini juga Ibu." keluh Hardi. "Mungkin, Amar aja belum bangun." lanjut Hardi.
"Kan Ibu gak sabar ..." balas Reni gak mau kalah.
Beberapa saat kemudian, Amar dan Kanaya bangun. Seperti biasa, keduanya selalu berebut untuk menggunakan kamar mandi. Bahkan Kanaya gak mau kalah pada adik bungsunya.
Sedangkan Nika, malah tidak pedulikan kejadian yang sedang terjadi. Karena itu merupakan hal biasa baginya.
Setelah semua berkumpul, baru lah mereka melakukan sarapan bersama. Karena tidak mempunyai meja makan, jadi mereka duduk lesehan di ruang depan.
"Ibu senang deh, bisa kumpul rame-rame gini. Kakaknya Hardi gak pernah pulang sih. Padah…
Pengorbanan Anak Pertama
Putus Asa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments
Teteh Lia
🐠🐠🐠🐠🐠 meluncur
2024-08-21
1
Teteh Lia
andai dirimu dulu nda egois dan sombong .. mungkin putramu sudah hidup bahagia sama Nika.
2024-08-21
1
kaylla salsabella
udah Thor pertemukan Abrar dan Nika biar tidak saling tersiksa satu sama lainnya
2024-08-21
1