Samsul dan Ismi berlarian di ruang ICU, sedangkan Nika di harapkan agar menunggu Safa.
Beberapa saat kemudian, perawat keluar dengan membawakan seorang bayi.
"Keluarga dari Ibu Safa?" tanya perawat pada Nika yang berdiri tidak jauh darinya.
Nika menganggukkan kepalanya. "Iya, saya kakaknya." seru Nika mendekati perawat tersebut.
"Alhamdulillah, bayinya sehat tidak kurang satupun, dan jenis kelamin lelaki." jelas perawat.
"Adik saya, Safa? Bagaimana keadaannya?" tanya Nika penasaran.
"Itu ,,, biar dokter yang jelaskan!" seru perawat meninggalkan Nika, dan membawa bayi tersebut, ke ruangan lain.
Beberapa saat, beberapa orang keluar dari ruang operasi, dan juga menarik bangsal dari Safa.
"Safa, dik ..." panggil Nika mengejar bangsal adiknya.
"Maaf, beliau harus dibawa ke ruang ICU, karena beliau koma." ujar seorang dokter menjelaskan.
"Tapi, adik saya tidak apa-apa kan dok?" tanya Nika dengan gemetar.
"Untuk itu, kita bicarakan di ruangan." ajak sang dokter menuju ruangannya.
Nika pun, mengikuti langkah dokter. Sampai di sana, dia di persilahkan duduk di depan meja dokter.
"Sebelumnya, aku ucapkan bela sungkawa atas meninggalnya suami dari Ibu Safa," ujar dokter membuka suara. "Dan, untuk keadaan Safa sendiri, dia mengalami benturan yang teramat keras di kepalanya, dan mungkin, itulah yang menyebabkan dia belum juga sadar sampai sekarang." jelas dokter lelaki tersebut.
"Tapi, dia akan sadar kan, dokter?" tanya Nika penuh harap.
"Kita doakan ya, semoga dia cepat sadar." ujar sang dokter.
Nika keluar dari sana dengan hati pilu. Kemudian memberitahukan pada Kanaya jika ia berada di rumah sakit. Karena sejak tadi, dia memang lupa tentang kedua adiknya itu.
Dan Nika, juga menghubungi tetangganya untuk memberitahu Amar, jika ia berada di rumah sakit. Dan Amar akan ke rumah sakit, bersama Kanaya nantinya.
Nika berjalan ke ruang ICU, dan setelah memakai pakaian khusus, dia baru bisa masuk ke sana.
"Safa, sadar lah ... Kamu sudah menjadi Ibu ..." bisik Nika meneteskan air matan…
Pengorbanan Anak Pertama
Kabar Duka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 36 Episodes
Comments
Teteh Lia
5 iklan meluncur
2024-08-27
0
Teteh Lia
Nisa mulut nya nda bisa di jaga. orang lagi bersedih. dia malah maki2.
2024-08-27
0
Ꮢнιєz~bhawel🖤²²¹º
jihiniimm itu c nisa.. nama mu nisa tapi sayang hati mu busuk penuh kedengkian n keserakahan.. ga berkah itu harta warisan ibu mu yang kau ambil n kau makan😒😤😤😤
2024-08-27
1