seminggu berlalu dan Aslan kembali membawa Arsya ke psikiater.
Tapi Arsya masih mengarungi kegelapan tanpa bisa melihat apapun meski itu hanya untuk melihat bagaimana bentuk tangan nya sekarang. Tidak ada suara yang terdengar di telinga gadis itu kecuali suara nya sendiri yang tertahan.
"kumohon bantu aku!"suara yang begitu lirih dan itu terlihat begitu menyakitkan bagi Arsya,itu suaranya tapi bukan dari mulutnya,entah itu suara hati Arsya yang sedang memohon.
Arsya ingin mengatakan sesuatu tapi bibirnya terus mengatup tanpa bisa Arsya membukanya meski dia sudah berusaha keras.
"aku tau kamu sudah terlalu lelah Arsya!, tapi kumohon kembalilah!".
Arsya mendengarnya lagi,tapi sekarang bukanlah suaranya melainkan suara yang sangat asing di telinga Arsya, Arsya berputar-putar mencari darimana suara itu berasal tapi bagaimana pun cara Arsya mencarinya tetap tidak bisa,semuanya gelap tanpa ada secercah cahaya pun yang menerangi pandangan Arsya.
Arsya terlihat begitu ketakutan, dia tidak tau dimana dia berada sekarang, kenapa semuanya begitu gelap dan kenapa Arsya tidak bisa merasakan tangannya sendiri.
"jangan takut Arsya! Aku disini!".
Kembali terdengar Arsya kembali mendengarnya.
"apakah ini mimpi? Seseorang berharap aku kembali, seseorang sedang menemani ku sekarang,kumohon jangan pergi!"lirih Arsya meneteskan airmata nya,meski Arsya sendiri tidak tau apa dia benar-benar menangis.
Aslan yang melihat air yang keluar dari mata Arsya terlihat memanggil dokter yang sedang berbicara dengan telpon nya"dia menangis dok!".
"benarkah! Berarti dia hanya merespon ucapan mu Aslan!"
Dokter Rara mendengar apa yang di katakan oleh Aslan tadi dan bisa Rara pastikan kalau Arsya memang hanya merespon ucapan Aslan,karena tadi Rara sendiri sudah mencoba untuk bertanya kepada Arsya dalam tidurnya tapi Arsya hanya terdiam tanpa menjawab sepatah katapun.
Dan kedatangan nya kali ini Arsya memiliki sedikit perubahan daripada Minggu kemaren yang kali ini beneran dirinya sedang kan yang kemaren…
DI BALIK SENJA
kegelapan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 26 Episodes
Comments