"ini pesenan anda!"
"jadi selama ini kau disini?"tanya Aslan seraya menahan tangan Arsya yang hendak pergi.
"kau tau betapa aku khawatir?"tanya Aslan lagi dengan mata yang menatap Arsya lekat dan tanpa berkedip sekalipun.
"lepas! gue sedang bekerja sekarang!"ucap Arsya mencoba melepaskan cengkraman tangan Aslan dari tangannya.
Tapi Aslan tidak menggubris ucapan Arsya, dia terus menatap Arsya yang sudah dicarinya selama ini, kalau saja Brian tidak memberitahu nya kalau Arsya berada di cafe mungkin Aslan sekarang sudah mencari Arsya ke kota lain.
"Aslan lepas!"pinta Arsya lagi.
"duduk dulu. Kak Aslan hanya ingin tau kabar mu doang!"ucap Brian dan berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.
"kau baik-baik saja selama ini?"tanya Aslan pada Arsya yang sudah duduk di depannya.
"tentu saja gue baik. Gue lagi kerja kalau mau ngomong cepetan!"perintah Arsya yang terlihat tidak nyaman dengan keberadaan Aslan.
"kenapa pergi?"tanya Aslan masih menatap lekat wajah Arsya,ingin sekali Aslan mengatakan kalau dia begitu merindukan Arsya tapi sepertinya itu tidak mungkin.
"memang nya gue ngak boleh pergi,loe siapa nya gue ngelarang-larang?"
"gue lagi kerja,lebih baik loe pergi deh!"
"tunggu dulu!"tahan Aslan.
"apa?"ucap Arsya geram.
"tidak ada. Pergilah bekerja!"jawab Aslan akhirnya karena tidak tau harus berkata apalagi, walau sebenarnya bagitu banyak pertanyaan yang ingin Aslan tanyakan.
Setelah Arsya melanjutkan kerjanya, Aslan tidak langsung beranjak malah dia mengganti tempat duduk,untuk bisa leluasa memperhatikan Arsya yang sedang bekerja.
"dari tadi dia liatin kamu deh!"
"bukannya dia orang yang waktu itu nyariin kamu ya?"tanya Vera seraya berbisik-bisik.
"ngak usah kepo. Mending lanjut kerja, lagian dia bukan siapa-siapa gue kok!"
"yakin! Ganteng loh dianya,malah idaman para cewek. tu liat,para cewek-cewek pada genit kan di depannya!"tunjuk Vera dengan raut wajah memprovokasi Arsya.
Meski hati Arsya tidak berniat untuk melihat ke arah Aslan,tapi matanya berkata lain,dan bisa Ar…
DI BALIK SENJA
kembali bertemu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 26 Episodes
Comments