"Mama ngapain kesini?"tanya Aslan terlihat gugup.
"jenguk teman kamu yang lagi sakit,mana orangnya?"jawab Mona dan dengan begitu santai masuk kedalam apartemen Aslan.
"kenapa kamu mau nganterin Mama kesini?"tanya Aslan pada Brian.
"aku juga penasaran kali!,teman yang mana bang?"tanya Brian seraya mencoba menghindari Aslan yang terlihat tidak nyaman.
"Mama cari apa?"
"dimana kamu menyembunyikan nya?"tanya Mona sambil berjalan ke arah kamar.
"Ma!"panggil Aslan.
"cuman teman Ma,bukan pacar Aslan, sekarang lagi tidur dia karena ngak enak badan!"jelas Aslan tidak ingin berbohong.
tanpa menunggu persetujuan Aslan Mona sudah membuka pintu kamar Aslan,tapi tidak ada siapapun disana.
Pintu kamar mandi yang tidak tertutup rapat menjadi pusat perhatian Mona, Aslan yang juga tidak mendapati Arsya di tempat tidur terlihat panik dan langsung mendahului Mona untuk melihat kedalam kamar mandi,dan benar saja Arsya kembali memuntahkan isi perutnya.
"ngak kuat lagi!"ucap Arsya saat menyadari Aslan memijat tengkuknya.
"ke rumah sakit sekarang ya!"
"ngak sanggup naik mobil tambah pusing!"jawab Arsya dengan suara yang sudah sangat parau.
Mona yang sudah masuk kedalam kamar mandi dibuat syok saat melihat keadaan Arsya"dia kenapa?"tanya Mona panik.
"Ma gimana ini, dia ngak mau kerumah sakit ngak bisa naik mobil katanya!"Aslan sudah sangat panik sekarang dia tidak tau harus apa.
"telpon dokter kesini! Brian tolong telpon dokter Faris suruh kesini cepetan!"teriak Mona.
"angkat! Bawa ke kasur jangan sampe demam!"perintah Mona.
Arsya menahan tangan Aslan yang hendak mengangkat nya"masih pengen muntah!"ucap Arsya dan kembali memuntahkan isi perutnya.
"Ma!"panggil Aslan meminta bantuan.
.
.
.
"bagaimana keadaan nya Faris?"tanya Mona penasaran.
"asam lambungnya naik Tante,dan kemungkinan udah keseringan jarang makan!"
"hanya itu,tidak ada yang lain?"tanya Mona memastikan dugaan nya tadi.
"iya Tante hanya lambung,kau tidak memberinya makan Aslan ya?"Aslan yang menjadi tersangka tidak bisa berkata…
DI BALIK SENJA
salah faham
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 26 Episodes
Comments