beberapa hari setelahnya. Aslan dan Bobby terlihat sedang berjalan keluar dari bandara layaknya turis yang sedang berlibur. bagaimana tidak,pakaian mereka tidak mencerminkan sosok atasan dan karyawan melainkan 2 sahabat yang sedang berlibur.
"bawa pulang koperku ke apartemen!"perintah Aslan,dan tanpa menunggu balasan dari Bobby Aslan sudah lebih dulu masuk ke dalam taksi.
"tapi,,,!"ucap Bobby terpotong karena Aslan sudah menjauh.
"orang ngak searah. Dasar tuan Aslan brengsek!"
"ngak bisa apa. beri gue waktu untuk istirahat dulu kek,atau ngak minta nya baik-baik dan setidaknya tunggu persetujuan dari gue. Ini ngak,langsung nyelonong aja dia!"gerutu Bobby kesal. Tapi bagaimana pun Aslan tetap atasan nya jadi meski dengan wajah kesal dia tetap melakukan perintah Aslan.
----------------
"Coffe latte nya satu!"
"Arsya kemana?"tanya Aslan pada Vera,yang menulis pesanan nya.
"Arsya demam. Lagi istirahat di atas!"
"apa parah. Sudah kerumah sakit?"tanya Aslan terlihat begitu khawatir.
"dia udah minum obat kok,hanya butuh istirahat. Kalau khawatir lihat aja ke atas!"jawab Vera.
"di atas. Lewat mana?"
"masuk aja lewat sana,nanti ada tangga naik aja,hanya ada satu ruangan di atas."jelas Vera dan Aslan langsung berjalan dengan begitu cepat.
"sorry Sya!"gumam Vera setelah melihat Aslan menghilang.
.
.
.
Arsya memang sakit,tapi tidak parah. hanya saja Bimo menyuruh nya untuk istirahat, kalau tidak di suruh Bimo mungkin Arsya masih bekerja sekarang.
Aslan memasuki kamar sempit Arsya,hanya ada satu ranjang kecil disana dan bisa Aslan lihat kalau Arsya sedang tertidur pulas,dengan selimut yang sedikit tersingkap di bagian kaki,Aslan melangkah dengan pelan-pelan merapikan selimut Arsya dengan perasaan yang bagitu gugup,takut kalau dia mengganggu istirahat Arsya.
Tapi tidak bisa Aslan pungkiri kalau dia juga begitu merindukan Arsya sekarang,di tatap nya wajah Arsya dengan Aslan yang sedikit berjongkok di samping tempat tidur.
"kenapa bisa sakit?"tanya Aslan,…
DI BALIK SENJA
kejadian memalukan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 26 Episodes
Comments