Seketika, duniaku terasa sirna. Pria yang ingin membuatku hidup bahagia, untuk pertama kalinya terlihat sedih dan sengsara hanya karena ketidak jujuranku.
Aku keluar dari mobil. Pak Ridwan tak menoleh sedikitpun ke arahku. Dia memilih pergi, melajukan mobilnya.
Mata sembabku tidak bisa aku sembunyikan, ketika aku berjalan memasuki Pabrik. Beberapa temanku melihat ke arahku. Semua bertanya ada apa? Namun, aku memilih bungkam.
Aku menaiki tangga, masuk ke ruang kerjaku. Rasanya ingin berteriak, menangis sekeras mungkin. Akan tetapi, itu akan sangat memalukan. Untuk diriku dan juga Pak Ridwan. Karena semua orang sudah tahu, kami akan menikah.
BAB 24 ( Melarikan Diri )
Menahan kesedihan ini selama 3 jam. Aku tak keluar ke tempat produksi. Hanya duduk di ruang kerja dengan tatapan yang kosong. Orang lalu lalang di depan ruanganku, melihatku dari luar jendela. Aku hanya diam, sesekali mengusap air mataku yang hampir jatuh ke pipi.
Bel pulang berbunyi. Aku masih bergeming duduk. Menunggu semua karyawan pulang terlebih dahulu. Aku malas untuk menjawab pertanyaan yang mungkin hanya bisa ku jawab dengan air mata.
Melihat ponselku sepi tidak seperti biasanya. Bahkan, Pak Ridwan tidak menghubungiku. Semua ruangan terdengar senyap, aku keluar dari ruang kerjaku. Dengan tubuh sempoyongan menuruni tangga.
“Kenapa Ridwan hari ini tidak masuk, Ra?” tanya temanku, seorang supervisor yang sama sepertiku. Ternyata dia belum pulang, lalu mengikuti langkahku. Aku hanya diam, mengangkat kedua pundakku, memberi isyarat jika tidak tahu.
“Kamu sakit?” tanyanya lagi, aku hanya menggeleng.
“Ya sudah ya, aku duluan!”
Air mata berjatuhan lagi, aku tidak bisa menahannya kali ini. Aku duduk di salah satu anak tangga. Menutup mataku yang basah. Menepuk dadaku berulang kali untuk tetap kuat. Tangisanku pecah, sedikit berisik.
“Bu Niara? Astaga mengagetkan saya kira hantu.” ucapan salah satu satpam di Pabrik yang mendekatiku. Aku menundukkan kepala dan mengusap air mataku.
“Pak, bisa pesankan t…
LIKU-LIKU SANG MANTAN
BAB 24
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments
Oma yeni*🦋
🌹🌹🌹obat galau /Shame/
2025-06-16
0
**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️
sabar ya cantik...
2025-06-03
1
jujuu ZuBaidah
karya mu keereeennn thor
2025-06-03
1