BAB 29

Sepasang mata yang membuatku membenci takdir, seharusnya jika aku bersabar menunggu kehadirannya di dalam hidupku. Mungkin nasib menyedihkan seperti ini tidak datang.

Mas Ridwan mengusap air mataku yang jatuh di pipi. Tangan kanannya menarik leherku, hingga tatapan kami tak berjarak kurang dari satu jengkal. Dia mencium bibirku dengan lembut, seakan kami saling membagi kesedihan.

BAB 29 ( Biarkan Aku Menyentuhmu )

Akhirnya Mas Ridwan sudah diizinkan pulang setelah tiga hari dirawat. Aku menyiapkan semua perlengkapan yang akan dibawa pulang. Ayah tiriku juga datang membantuku.

Mas Ridwan menatap jendela sedari tadi, tatapannya seakan kosong. Mungkin saat ini dia mencoba menata hatinya, karena untuk pertama kalinya pulang kerumah tanpa melihat kehadiran Nael putra kesayangannya.

Semua berkas rumah sakit sudah di tangan. Mas Ridwan juga sudah duduk di kursi roda, dia belum terlalu pulih untuk banyak bergerak. Ayahku membantuku mendorong kursi roda hingga Mas Ridwan bisa masuk ke dalam taksi.

“Ayah aku duluan, nanti ayah kerumah ya!” ucapku berpamitan. Ayahku mengangguk dan tersenyum. Sepanjang perjalanan ke rumah, aku terus menggenggam tangan Mas Ridwan. Aku mencoba memberikan kekuatan untuknya agar menerima semua kenyataan ini.

Sesampainya di rumah, Chika yang tahu akan kepulangan papanya langsung berlari dengan penuh air mata kearah Mas Ridwan. Memeluk papanya dengan erat, sambil menangis sesegukan. Aku masuk kedalam rumah, menaruh tas yang berisi pakaian kotor dari rumah sakit.

Ibuku masih ada di rumah, dia seakan memahami situasi. Memenuhi meja makan dengan masakannya.

“Kamu harus kuat, ya.” ucap Ibuku, memeluk Mas Ridwan, sebelum berpamitan pulang.

Mas Ridwan duduk di sofa, matanya berkeliling ke setiap sudut rumah. Mencari suara teriakan dan tangisan Nael yang dirindukannya. Matanya terlihat basah dan menangis, dia menyembunyikan kesedihannya ketika aku mendekat.

“Chika, kamu sudah makan?” tanyaku pada Chika yang duduk menempel di samping Mas Ridwan. Chik…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

sedih aku....
gak bisa diginiin:(
bunga for you nael

2025-06-05

0

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

**plyrc.ai(Junho wifey):v**@❤️

Violette: "malam pertama bukannya dimanja malah jadi kacang. kita sama, ya."

btw bikin Reno mati atuh Thor

2025-06-05

0

Oma yeni*🦋

Oma yeni*🦋

Oma terhanyut, tak bisa berucap membayangkan betapa sedihnya /Sob/

2025-06-24

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!